Home Politik Ramai Bursa Calon Ketum Golkar 2024: AH, Bahlil, Bamsoet, dan Agus Gumiwang

Ramai Bursa Calon Ketum Golkar 2024: AH, Bahlil, Bamsoet, dan Agus Gumiwang

28
0
Partai Golongan Karya (Golkar)

Partai Golongan Karya (Golkar) akan menggelar musyawarah nasional (Munas) untuk memilih Ketua Umum tahun ini, hal itu diungkapkan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet).

“Sudah menjadi keputusan bahwa tahun ini kita munas,” kata Bamsoet di Kompleks Parlemen Senayan, Jumat (8/3/2024).

Bambang Soesatyo mengaku akan maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar untuk periode berikutnya. Pencalonannya akan dilakukan lewat forum resmi, yakni musyawarah nasional (Munas) pada 2024.

“Saya akan maju nanti pada saatnya, ketika betul-betul Munasnya terjadi, ya. Sesuai dengan periodisasi yang ada, periodisasi pilihan waktu yang ada,” ujar Bamsoet di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/7/2024).

Bamsoet juga menyebutkan, terdapat 4 nama yang akan berlaga. Pertama dirinya, kemudian nama Ketum petahana Airlangga Hartarto, Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia dan Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita.

“Ada setidaknya santer 4 suara yang muncul di permukaan yang akan bertarung di forum munas tahun ini. Ada Pak Airlangga, kemudian ada Pak Agus Gumiwang, kemudian ada Pak Bahlil, dan ada saya,” kata dia.

Selain itu, terkait kabar Presiden Joko Widodo akan menjadi Ketum, Bamsoet mempersilakan bertanya ke Jokowi.

Namun, dia menegaskan partainya adalah partai yang terbuka.

“Kalau Golkar sih terbuka. Sebagaimana posisi ketua umum kami, maka kita sebagau partai terbuka menerima siapa saja,” pungkas dia.

Dalam kesempatan lain Idrus menjelaskan, di internal Golkar, proses penentuan atau pergantian ketua umum termasuk pengubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, ada dalam forum Musyawarah Nasional (Munas).

“Saya kira semua ada aturan. Ada mekanisme yang ada. Dan mekanisme itu bisa dibicarakan di Munas, sebagai lembaga tertinggi penentu kebijakan kebijakan. AD/ART diubah di situ, ketua umum diubah di situ, aturan dibuat di situ,” jelas dia.

Lebih lanjut, Idrus mengakui, bahka komunikasi antara Presiden Jokowi dengan Partai Golkar terus dilakukan. Dari komunikasi tersebut, Presiden terlihat Jokowi menunjukan keakrabannya.

“Dan Pak Jokowi, melakukan komunikasi selama ini dengan baik, suasananya juga. Bahkan dalam hal hal tertentu, pakai kuning,” paparnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here