Home Mancanegara Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina Tiba di Mesir

Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina Tiba di Mesir

33
0
Kepala BNPB Suharyanto kunjungi pasien Palestina yang dirawat di Mesir. (Foto: BNPB)

Bantuan Kemanusiaan Pemerintah Indonesia untuk Palestina tiba di Bandara Internasional Kairo, Mesir pada Kamis (4/4) pukul 10.00 pagi waktu setempat.

Delegasi yang dipimpin oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto itu, membawa bantuan kemanusian senilai Rp15,1 miliar.

Bantuan terdiri dari obat-obatan, alat kesehatan, logistik, dan barang lainnya sesuai permintaan yang tertuang dalam nota diplomatik yang dikirimkan Pemerintah Mesir kepada Pemerintah Indonesia.

Bantuan untuk Palestina ini diberikan melalui Pemerintah Mesir mengingat terdapat kurang lebih satu setengah juta warga pengungsi Palestina yang berada di Kota Rafah, Mesir. Selain itu, beberapa rumah sakit di Mesir juga merawat korban konflik di wilayah Palestina.

Suharyanto berharap, bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia kepada Palestina melalui Pemerintah Mesir dapat bermanfaat bagi warga Palestina yang mengungsi maupun dirawat di wilayah Mesir.

“Mudah mudahan bantuan ini dapat sedikit meringankan penderitaan dari rakyat Palestina akibat konflik di wilayah Gaza,” sebutnya.

Dirinya juga berharap, pengiriman bantuan ini dapat menjalin lebih erat hubungan antara Indonesia dan Mesir yang sudah berjalan dengan baik selama ini.

Usai menyerahkan bantuan, delegasi Indonesia melakukan kunjungan dan tinjauan ke Nasser Institute Hospital for Research and Treatment. Delegasi melihat langsung bagaimana kondisi pasien dan perawatan yang diberikan oleh rumah sakit.

Salah satu pasien anak yang ditemui delegasi Indonesia bernama Abdullah. Dirinya sempat dinyatakan kritis hingga akhirnya dapat diselamatkan setelah dilakukan tindakan open reduction and external fixation (operasi pemasangan plate atau pen di tulang) pada tungkai bawah sebelah kiri di rumah sakit tersebut.

Suharyanto mengapresiasi Pemerintah Mesir yang telah dengan baik melakukan penanganan dan merawat pasien-pasien korban konflik di Palestina.

Rumah sakit Nasser Institut sendiri sudah menerima sebanyak 97 pasien warga Palestina sejak dibukanya perbatasan pada 1 November 2023 lalu.

Hingga hari ini Kamis (4/4), masih terdapat 36 pasien yang dirawat dengan kasus yang beragam. Kepala Rumah Sakit Nasser Institute, dr. Mahmoud Saied mengatakan kasus pasien yang paling banyak ditangani adalah kasus orthepedic yang diakibatkan serangan bom.

Dirinya merasa, Rumah Sakit Nasser sangat terbantu dengan adanya bantuan dari Pemerintah Indonesia ini.

“Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia ini, sekali lagi terima kasih atas kebaikannya,” ujar dr. Mahmoud Saied.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here