Home Mancanegara Presiden Jokowi: ASEAN dan Negara Teluk adalah Kekuatan Besar yang akan Terus...

Presiden Jokowi: ASEAN dan Negara Teluk adalah Kekuatan Besar yang akan Terus Tumbuh

74
0

Presiden Jokowi menghadiri KTT ASEAN-GCC (Gulf Cooperation Council) yang digelar di Hotel Ritz Carlton, Riyadh, Arab Saudi, (20/10/2023).

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2023 menyambut baik momentum bersejarah pertemuan pertama ASEAN dengan para pemimpin negara teluk.

Presiden menyebut ASEAN dan GCC adalah dua kekuatan besar yang akan terus tumbuh. Berdasarkan data, saat ini PDB ASEAN dan GCC mencapai lebih dari 5 triliun USD dan populasi mencapai lebih dari 700 juta jiwa.

“Ini adalah modal besar bagi kita untuk memainkan peran strategis sebagai kekuatan positif di tengah kondisi dunia yang terbelah,” ucap Presiden.

Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa Indonesia mengapresiasi aksesi seluruh anggota GCC terhadap Traktat Persahabatan dan Kerja Sama ASEAN sebagai komitmen negara teluk untuk mendukung perdamaian di Asia Tenggara dan kawasan Indo-Pasifik.

Dalam hal ekonomi, Presiden Jokowi mengatakan bahwa ASEAN dan GCC perlu maksimalkan potensi ekonomi melalui investasi dan perdagangan yang berimbang, terbuka dan adil, termasuk dengan membentuk kerangka perdagangan ASEAN-GCC.

“Dan melalui pembangunan industri, pengakuan sertifikasi halal serta pengembangan wisata halal,” ujarnya.

Selain itu, juga disampaikan isu di bidang ketahanan pangan dan energi. Menurut Presiden, keamanan rantai pasok pangan perlu terus dijaga melalui kerja sama teknologi pertanian dan pangan serta penyelarasan standar komoditas pertanian.

“Ketahanan sektor energi perlu kita perkuat melalui kemitraan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan untuk mempercepat transisi energi,” ungkap Presiden Jokowi.

Isu lainnya adalah terkait perlindungan pekerja migran. Presiden menegaskan komitmen ASEAN untuk meningkatkan perlindungan bagi para pekerja migran di tengah situasi global saat ini yang dinilai tidak menentu.

“Saya mohon dukungan negara-negara GCC,” tutur Presiden.

Terakhir, kembali menegaskan bahwa tindak kekerasan harus dihentikan dan isu kemanusiaan harus menjadi prioritas saat ini.

ASEAN dan GCC harus bersama-sama mencegah agar kondisi tidak semakin memburuk dan tidak melupakan bahwa akar masalahnya adalah pendudukan wilayah Palestina oleh Israel.

“Ini yang harus diselesaikan sesuai dengan parameter internasional yang telah disepakati. Di mana posisi ASEAN dan GCC harus jelas dan solid untuk mendukung solusi perdamaian yang adil dan langgeng di Palestina,” ucap Presiden Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here