Home Nasional Nezar Patria: Kominfo Kirimkan Ribuan Mahasiswa Belajar AI dan Digital Science

Nezar Patria: Kominfo Kirimkan Ribuan Mahasiswa Belajar AI dan Digital Science

31
0
Ilustrasi AI

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamen Kominfo) Nezar Patria menyampaikan bahwa Kominfo telah mengirimkan ribuan mahasiswa untuk belajar Artificial Intelligence (AI) dan digital science.

“Untuk tingkat basic, Kominfo sudah melakukan banyak kegiatan literasi digital. Selanjutnya untuk program Digital Talent Scholarship, Kominfo sudah mengirimkan ribuan mahasiswa untuk belajar AI dan digital science bersama universitas di Eropa, Asia dan Amerika,” ujar Nezar.

Penyiapan talenta digital menjadi salah satu prioritas Kementerian Kominfo. Beragam program disiapkan mulai dari Literasi Digital, Digital Talent Scholarship (DTS) hingga Digital Leader Academy (DLA).

Nezar menyatakan Kominfo telah melakukan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di tingkat nasional atau global. Salah satunya dengan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh untuk menjaring talenta digital di Provinsi Aceh.

“Tujuannya membangun kolaborasi untuk Program Digital Talent Scholarship sekaligus mensosialisasikan pentingnya belajar kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI),” jelasnya dalam Kuliah Umum: Membentuk Karier Masa Depan di Era Berbasis AI di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Aceh, (26/2/2024).

Mengutip hasil studi World Economic Forum (WEF), Nezar menyatakan Indonesia membutuhkan sembilan juta talenta digital pada Tahun 2030.

“Kita mengendors untuk belajar AI, Data Science, cloud computing sampai yang lebih spesifik misalnya digital marketing. Dan kita berharap di tahun 2030, angka sembilan juta itu bisa dicapai,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Kementerian Kominfo menyelenggarakan program pengembangan talenta digital mulai dari tingkat dasar, menengah dan lanjutan.

Menurut Nezar pengembangan talenta di bidang digital ditargetkan akan menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Berdasarkan pemetaan dan perencanaan Pemerintah, ekonomi nasional akan bergeser ke ekonomi digital.

“Kontribusi sektor digital ekonomi terhadap PDB ini harus terus meningkat. Untuk itu kita merespons dengan sejumlah program harus dimulai dari sekarang kita bisa mencapai tujuan nasional. Apalagi kita punya bonus demografi di tahun 2030-2045 itu kurang lebih 60 persen usia muda,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here