Home Nasional Dengar Curhatan Nelayan, Ganjar Bilang Ada Bajak Laut yang Suka Memalak Nelayan

Dengar Curhatan Nelayan, Ganjar Bilang Ada Bajak Laut yang Suka Memalak Nelayan

44
0

Dalam kunjungannya ke Indramayu, capres Ganjar Pranowo berkesempatan menyambangi perkampungan nelayan dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong Indramayu, Jawa Barat, (23/12/2023).

Pada kunjungan sekaligus kampanye tersebut Ganjar mendapatkan laporan mengejutkan dari para nelayan yang melaut.

“Ada bajak laut yang memeras nelayan kita ketika melaut? Inilah yang saya temukan ketika mengunjungi teman-teman nelayan di TPI Karangsong Indramayu,” ujar Ganjar lewat cuitan di media sosial.

“Tiap melaut mereka harus menyiapkan 2-5 juta untuk jatah bajak laut. Tidak bisa dibiarkan!” tegas Ganjar.

Baca juga: Visi Ganjar-Mahfud Dorong Sektor Maritim Jadi Kekuatan Ekonomi yang Ramah Lingkungan

Namun, bajak laut yang dimaksud nelayan bukanlah dalam arti harfiah, melainkan para preman yang kerap meminta uang kepada nelayan dengan alasan uang keamanan.

Menyikapi tersebut, mantan Gubernur Jawa Tengah itu mengatakan, setiap tindakan pungli harus ada penegakan hukumnya. Sehingga, nelayan mendapat rasa aman dan nyaman ketika mencari ikan.

Keluhan yang disampaikan nelayan di Indramayu itu akan ditampung. Ganjar menyebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) harusnya menjadi pelindung bagi para nelayan.

“Inilah tugas dari Kementerian Kelautan dan dari Angkatan Laut untuk bisa membantu para nelayan kita, seandainya menemukan seperti itu mesti ada tindakan penegakan hukum,” ucap Ganjar dilansir IDN Times.

Baca juga: Bisnis Ekspor Ikan Hias Terus Meningkat, Indonesia Kini Peringkat Kedua Setelah Jepang

TPI Karangsong merupakan tempat pelelangan ikan terbesar dan mempunyai peran strategis di wilayah Indramayu. Ikan-ikan yang dilelang merupakan hasil tangkapan para nelayan dari wilayah perairan di Indonesia, seperti perairan Jawa, Kalimantan, Sumatera, dan Papua.

TPI Karangsong memberikan kontribusi yang cukup besar bagi pendapatan asli daerah (PAD). Berdasarkan catatan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, jika kondisi cuaca normal saat melaut, TPI Karangsong Indramayu dalam satu bulannya bisa menyumbang PAD sampai Rp1 miliar.

TPI Karangsong ini juga sudah dilengkapi dengan cold storage berkapasitas 300 ton yang mampu menjaga kualitas ikan hasil tangkapan dalam kondisi segar.

Baca juga: Perkuat Perlindungan Wilayah Pesisir, LindungiHutan Tanam 375 Mangrove di Demak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here