Home Olahraga Sore yang Istimewa di Biak Numfor Papua, Jokowi Asyik Bermain Bola dengan...

Sore yang Istimewa di Biak Numfor Papua, Jokowi Asyik Bermain Bola dengan Pelajar

40
0

Ada kemeriahan yang istimewa di lapangan sepak bola Sorido, Kabupaten Biak Munfor, Papua, (22/11/2023). Lapangan mendadak lebih ramai dari biasanya. Itu lantaran orang nomor satu di Indonesia turun ke lapangan bermain bola dengan anak-anak.

Presiden Jokowi terlihat mengenakan kostum putih merah dengan nomor punggung 23 dan terlihat antusias bermain sepak bola bersama para pelajar.

Semangat yang sama juga ditunjukkan oleh para pelajar yang berasal dari sejumlah sekolah di Kabupaten Biak Numfor saat berusaha menggiring bola dan mencetak gol.

Sejumlah menteri juga turut serta dalam permainan tersebut, di antaranya Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang berada dalam satu tim dengan Presiden Jokowi.

Tidak berlangsung lama sejak permainan dimulai, gol pertama berhasil dicetak oleh Presiden Jokowi. Melihat hal tersebut, sontak masyarakat dengan penuh semangat memberikan dukungan kepada Presiden Jokowi.

Para pelajar pun tidak kalah semangat dan berhasil menyeimbangkan kedudukan dengan skor imbang hingga akhir permainan.

Dalam keterangannya usai permainan, Kepala Negara menuturkan bahwa tujuannya mengajak para pelajar bermain sepak bola bersama adalah sebagai bentuk motivasi kepada bibit muda sepak bola di sana.

“Main bola tadi memotivasi agar anak-anak yang memiliki skill, yang baik itu bisa terdorong, termotivasi dengan baik,” imbuhnya.

Jokowi menjelaskan bahwa anak-anak yang memiliki skill dan potensi tersebut perlu dibangun sejak dini agar nantinya dapat berkembang dan ikut bertanding di tingkat nasional hingga internasional.

“Memang bibit-bibit itu perlu dibangun dari yang paling bawah, usia dini, kemudian ada football academy untuk anak-anak dan remaja sehingga nanti bisa masuk ke U-14, masuk ke U-17, bisa masuk ke U-20, dan seterusnya,” ucapnya.

Jokowi menilai bahwa pembinaan dari dasar tersebut bertujuan untuk meningkatkan skill serta ketahanan fisik agar nantinya dapat bermain sepak bola dengan lebih baik.

“Pembinaan itu memang harus dari dasar—dari bawah, untuk memperbaiki skill memperbaiki fisik, biar tahan main untuk dua ronde, plus mungkin tambahannya kalau fisiknya memang harus prima untuk main bola itu,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here