Home Nasional Berpacu dengan Waktu, Erick Thohir Gaspol Tuntaskan Lima Prioritas BUMN

Berpacu dengan Waktu, Erick Thohir Gaspol Tuntaskan Lima Prioritas BUMN

36
0

Menteri BUMN Erick Thohir menetapkan lima prioritas dalam membina perusahaan-perusahaan milik negara tersebut.

Kelima prioritas tersebut adalah Pertama, Inovasi Model Bisnis. Kedua, Kepemimpinan Teknologi. Ketiga, Pengembangan Talenta.

Keempat, Peningkatan Investasi. Kelima, Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia. Hingga mendekati akhir tahun 2023, kelima prioritas tersebut telah terisi oleh banyak pencapaian kinerja BUMN.

Pada Prioritas Pertama, Inovasi Model Bisnis, Erick Thohir ingin dilakukan restrukturisasi model bisnis melalui pembangunan ekosistem, kerja sama, perkembangan kebutuhan stakeholders, dan fokus pada core business.

“Holdingisasi membantu BUMN memperbaiki struktur permodalan, mengkonsolidasi aset, utang, dan modal keseluruhan, sehingga kapasitas leverage meningkat, menurunkan cost of capital,” kata Erick Thohir dalam keterangan resminya.

“Holdingisasi juga menyelaraskan model bisnis, menciptakan skala ekonomi yang besar, serta membuat BUMN menjadi lebih fokus dalam alokasi modal, teknologi, dan manusia,” jelas Erick.

Kemudian pada Prioritas Kedua, atau Kepemimpinan Teknologi, Erick menginginkan BUMN mampu memimpin secara global dalam teknologi strategis dan melembagakan kapabilitas digital seperti data management, advanced management, big data, artificial intelegence, dan lain-lain.

Lalu pada Prioritas Ketiga, Pengembangan Talenta, Erick menegaskan bahwa BUMN dapat mengedukasi dan melatih tenaga kerja, mengembangkan SDM berkualitas untuk Indonesia.

Untuk memenuhi target prioritas Pengembangan Talenta ini, BUMN didorong untuk membuka lapangan kerja melalui program Rekruitmen Bersama BUMN (RBB).

Pada tahun 2022, RBB BUMN telah membuka lapangan kerja bagi 2.700 orang untuk bekerja di 50 BUMN. Tahun berikutnya, lapangan kerja yang dibuka lebih dari 2.000 posisi di lebih dari 120 perusahaan di bawah BUMN group.

Tidak hanya itu, Erick juga memfasilitasi para santri di Indonesia untuk mengembangkan diri melalui program Santri Magang di BUMN. Erick juga menggalakkan program Santri Magang Generasi Bertalenta BUMN (Santri Magenta BUMN).

Program ini merupakan program magang terpadu untuk santri, mahasiswa, serta fresh graduate agar dapat menerapkan semua ilmu yang telah diperoleh di 33 BUMN.

Pada Prioritas Keempat, Peningkatan Investasi, Erick mendorong BUMN mampu mengoptimalkan nilai aset dan menciptakan ekosistem investasi yang sehat.

Sebagai salah satu gambarannya, pada Februari 2023 lalu, Erick menegaskan akan berupaya mendorong BUMN mampu menyerap investasi di luar pasar modal senilai Rp127 triliun pada semua aset BUMN.

Untuk Prioritas Kelima, Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia. Erick menekankan agar BUMN mampu meningkatkan nilai ekonomi dan dampak sosial terutama di bidang ketahanan pangan, energi, dan kesehatan.

Khusus pada penguatan ketahanan pangan, Erick menggulirkan program Makmur yang merupakan ekosistem pangan yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

Erick menjelaskan program Makmur saat ini telah tersebar di lahan seluas 527.922 hektare dengan keterlibatan 237.781 petani.

Untuk program ketahanan energi dilaksanakan oleh PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dan PT Pertamina (Persero), yaitu dengan mengembangkan bioethanol.

Selain itu, Pertamina tengah mengakuisisi sumber minyak baru, baik di dalam negeri maupun di luar negeri yaitu berlokasi di Afrika dan Timur Tengah sudah diakuisisi dengan nilai lebih dari USD5 Miliar.

Kementerian BUMN juga menyiapkan upaya transisi energi berkelanjutan, dengan mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik dan membangun EV Ecosystem dari hulu ke hilir. Salah satunya dengan membentuk Indonesia Battery Corporation (PT Industri Baterai Indonesia) pada 26 Maret 2021.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here