Home Nasional Kunjungi Sumatera Selatan, Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol dan Pengelolaan Air Limbah

Kunjungi Sumatera Selatan, Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol dan Pengelolaan Air Limbah

13
0

Pada kunjungan kerjanya di Sumatera Selatan, Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Indralaya-Prabumulih yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra di Kabupaten Ogan Ilir, (26/10/2023). Jalan tol yang dibangun sejak tahun 2019 tersebut memiliki panjang 64,5 km.

Disampaikan oleh Presiden Jokowi jalan tol tersebut menelan biaya investasi Rp12,5 triliun. Namun, diyakini kehadiran jalan tol tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat jika produktivitasnya terus ditingkatkan.

“Artinya apa? Jalan tol ini harus disambungkan dengan kawasan pertanian, sambungkan dengan kawasan wisata, sambungkan dengan kawasan perkebunan, sambungkan dengan kawasan industri, ini manfaatnya akan sangat besar sekali,” ungkapnya.

Presiden juga menjelaskan bahwa pemerintah akan membangun jalan tol sepanjang 2.800 km di Pulau Sumatera. Pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kecepatan mobilitas barang dan jasa serta meningkatkan daya saing Indonesia dengan negara lain.

Presiden menyebut bahwa jumlah tersebut masih tertinggal jauh dengan negara lain seperti Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang saat ini telah memiliki 280 ribu km jalan tol.

Selain meresmikan jalan tol, Presiden Jokowi juga meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALDT) Sei Selayur, Kota Palembang.

“Sistem pengelolaan air limbah ini sangat penting untuk meningkatkan kesehatan masyarakat juga meningkatkan kualitas lingkungan,” ujar Presiden.

“Keberadaan sistem pengelolaan limbah domestik ini sangat penting untuk mengurangi pencemaran di sungai Musi yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat dan menurunkan kualitas lingkungan di Kota Palembang,” tambahnya.

Presiden pun mengapresiasi kehadiran SPALDT Sei Selayur yang merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi pemerintah Australia dengan pemerintah Indonesia.

Rinciannya, investasi pemerintah Australia sebesar Rp690 miliar, pemerintah pusat Rp624 miliar, dan pemerintah daerah Rp24 miliar.

Presiden Jokowi resmikan SPALDT Sei Selayur, Sumatera Selatan. (Foto: BPMI Setpres/Rusman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here