Home Nasional Sepanjang 2022 PLN Pasok Listrik ke 1.185 Desa di Pelosok Tanah Air

Sepanjang 2022 PLN Pasok Listrik ke 1.185 Desa di Pelosok Tanah Air

19
0

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa perusahaan yang dipimpinnya sepanjang tahun 2022 telah berhasil mengaliri listrik ke 1.185 desa dan dusun di pelosok tanah air.

PLN juga terus mengakselerasi program listrik desa agar seluruh desa termasuk yang berada di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Indonesia dapat menikmati listrik pada 2024.

Darmawan juga menjelaskan sebagai BUMN, PLN tak hanya berkewajiban memberikan kinerja yang baik kepada negara, tetapi juga mengemban amanat mengejar target rasio elektrifikasi dan rasio desa berlistrik di Indonesia.

Darmawan merinci, PLN sepanjang tahun 2022 telah melakukan berbagai akselerasi untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan juga rasio desa berlistrik.

Hingga Maret 2023, realisasi elektrifikasi nasional mencapai 99,66 persen sedangkan rasio desa berlistrik mencapai 99,80 persen.

“Saat ini memang yang belum terlistriki adalah daerah-daerah yang sangat terpencil, sehingga membutuhkan biaya investasi yang besar,” tutur Darmawan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahun Buku 2022, (7/6/2023).

Darmawan merinci, PLN membutuhkan biaya investasi Rp25-45 juta per pelanggan. Besaran investasi ini memang tidak feasible secara bisnis komersial, namun dengan dukungan pemerintah, PLN tetap mengupayakan pembangunan listrik desa ini.

Ditambahkan Darmawan PLN juga melakukan transformasi dalam menjalankan program listrik desa agar capaiannya semakin terakselerasi. Melalui transformasi listrik desa, PLN berhasil melakukan pemetaan program yang lebih komprehensif.

Dijelaskan Darmawan, sebelumnya pemetaan daerah-daerah yang belum terlistriki masih dilakukan unit-unit PLN secara manual dengan menggunakan tools yang beragam.

Kini dengan transformasi digital, sistem perencanaan listrik desa dibangun dengan berbasis digital melalui Geographic Information System (GIS). PLN mampu menyediakan sistem perencanaan yang jauh lebih komprehensif.

Pemetaan lokasi secara digital mampu menghitung jarak, ketinggian dan data-data lain yang digunakan untuk menyajikan data proyeksi kebutuhan infrastruktur kelistrikan desa.

“Dengan transformasi ini, komitmen kami untuk melistriki seluruh pelosok negeri bisa diakselerasi. Setiap warga negara di republik ini berhak mendapatkan akses listrik yang berkeadilan,” kata Darmawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here