Home Nasional Gelar Rapat Umum, Gerak 98 Sampaikan Enam Mandat pada Capres Ganjar Pranowo

Gelar Rapat Umum, Gerak 98 Sampaikan Enam Mandat pada Capres Ganjar Pranowo

31
0

Kumpulan aktivis 98 yang tergabung dalam wadah Gerakan Aktivis 98 (Gerak 98) menggelar Rapat Umum di Gedung Juang di Menteng, Jakarta, (17/10/2023).

Dalam kegiatan tersebut Gerak 98 menyatakan diri kembali untuk menyatukan sikap memperjuangkan dan mengawal amanat juang Reformasi yang hingga kini belum tuntas.

Sikap untuk mengawal Reformasi tersebut merupakan kesepakatan bersama untuk menyikapi dinamika perkembangan politik di Tanah Air.

“Kami berkesimpulan terdapat adanya daya upaya anak bangsa dan luar yang mencoba menghambat, menghalalkan segala cara dengan nafsu kekuasaan mempertahankan status quo, anhistoris, menghimpun kekuatan mempertebal nilai-nilai rusak Orde Baru dengan Orde Baru Gaya Baru agar cita-cita Indonesia Emas gagal,” ujar Ketua Gerak 98 Mixil Mina Munir dalam keterangan persnya.

Untuk itu, lanjut Mixil, tahun 2024 adalah tahun Vivere Pericoloso, tahun genting, momentum pergantian presiden dan wakil presiden baru untuk itu diperlukan kesiapan, kebulatan tekad, perjuangan, dan akal sehat untuk menentukan pilihan yang tepat.

“Berdasar hal tersebut kami menyampaikan Enam Mandat Rakyat Gerak 98 yang kami amanatkan kepada Ganjar Pranowo sebagai sosok pemimpin yang tepat, jawaban dari tantangan masa depan yang akan kita lalui bersama dengan sikap optimis sebagai bangsa yang besar,” jelasnya.

Enam Mandat tersebut yaitu, pertama, Gerak 98 adalah aktivis 98, berasal dari berbagai kampus dan elemen rakyat, bertanggung jawab moral, mengemban panggilan sejarah Pemuda Indonesia, bersatu, berjuang menumbangkan rezim bobrok Orde Baru, dan memulai Era Harapan, Era Reformasi.

Kedua, berkomitmen melanjutkan perjuangan dan mengawal cita-cita Reformasi, yang dilukis dengan air mata dan darah, mewujudkan pemerintahan bersih, transparan, anti KKN, menegakkan supremasi hukum dan beralas keberpihakan pada rakyat.

Ketiga, menolak presiden yang melanggar HAM, menghalalkan segala cara untuk memuaskan nafsu berkuasa, intoleran, merusak adab nilai budaya dan kerukunan bangsa.

Keempat, memilih pemimpin Republik Indonesia yang setia kepada; Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.

Kelima, menyakini pemimpin Republik Indonesia ke depan, harus bekerja dengan cepat, inovatif, berkapabilitas, berintegritas, humanis dan merakyat.

Keenam, berkeyakinan, atas dasar tersebut Ganjar Pranowo mampu menjawab tantangan ke depan, dapat memimpin dan amanah menjalankan mandat amanat rakyat sebagai Presiden Republik Indonesia 2024.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here