Home Gaya Hidup 10 Manfaat Lari untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

10 Manfaat Lari untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

36
0

Olahraga lari menjadi salah satu yang diminati banyak kalangan masyarakat. Hal ini dikarenakan lari merupakan olahraga sederhana dan terbilang murah.

Ketika Anda berolahraga lari, cukup mengenakan pakaian olahraga, sepatu, dan mencari lokasi untuk olahraga lari.

Walaupun olahraga yang bisa dibilang paling sederhana, melakukan aktivitas ini secara rutin bisa memberikan manfaat yang baik bagi tubuh. Lari merupakan kategori olahraga kardiovaskular yang sempurna.

Manfaat lari untuk kesehatan sudah tidak perlu diragukan lagi. Hal ini terjadi karena gerakan lari melibatkan sel-sel otot di bagian kaki sehingga otot menjadi lebih padat dan kuat. Olahraga lari bisa dilakukan di pagi ataupun sore hari.

Ketika melakukannya, Anda membakar banyak lemak, paru-paru dipaksa menghirup banyak oksigen, otot-otot jantung terlatih, termasuk bisa meredakan stres yang dialami.

Waktu yang tepat untuk melakukan olahraga lari adalah pagi hari. Saat pagi hari, tubuh akan mendapatkan kualitas udara serta oksigen yang baik untuk sistem pernapasan.

Metabolisme tubuh mencapai maksimal ketika di sore hari sehingga tubuh dapat membakar kalori dengan maksimal.

Berikut ini beberapa manfaat olahraga lari bagi kesehatan tubuh:

1. Meningkatkan kualitas tidur Sebuah penelitian menunjukkan bahwa salah satu manfaat lari pagi bagi para penderita insomnia dapat membuat tidur lebih nyenyak dan lebih cepat 17 menit daripada biasanya. Jika Anda mengalami insomnia, maka tidak ada salahnya untuk menerapkan rutinitas lari pagi secara rutin.

2. Menguatkan otot Ketika berolahraga lari, bagian otot-otot kaki akan semakin meningkat kemampuannya. Otot-otot kaki yang bergerak akan beradaptasi dan membentuk massa otot sehingga otot menjadi jauh lebih padat dan kuat dari sebelumnya. Manfaat lari untuk otot dapat berkurang apabila rutinitas lari dihentikan sebab kepadatan otot akan kembali menjadi seperti semula.

3. Menyehatkan tulang Sama halnya dengan otot, tulang akan semakin kuat apabila dirangsang. Manfaat lari pagi untuk kesehatan tulang tidak hanya berasal dari gerakannya tetapi juga dari sinar matahari pagi yang menjadi sumber vitamin D alami. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tulang para pelari lebih padat dibandingkan tulang pesepeda. Meskipun demikian, kedua olahraga tersebut sama-sama baik untuk kesehatan tulang.

4. Meningkatkan daya tahan tubuh Manfaat lari pagi dan sore dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan memicu pertumbuhan sel imun. Sel imun berguna untuk menangkal tubuh dari serangan mikroorganisme penyebab penyakit. Peningkatan sel imun akan meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit.

5. Mengurangi risiko jantung Ketika berlari, tubuh akan memacu jantung untuk bekerja lebih cepat. Kerja jantung memicu nutrisi dan oksigen beredar ke seluruh tubuh dalam rangka memenuhi kebutuhan selama berlari. Maka dari itu, jantung akan bekerja dengan baik daripada jantung yang tidak terlatih. Manfaat lari untuk jantung telah terbukti. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa manfaat lari pagi sejauh 16 km setiap minggu dapat menekan risiko penyakit tekanan darah hingga 39% dan mengurangi masalah endapan kolesterol di pembuluh darah jantung hingga 34%. Dengan demikian, olahraga lari baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

6. Mencegah rematik Rematik terjadi ketika persendian menjadi kaku, radang, tegang, keropos, dan sebagainya. Manfaat lari sore maupun lari pagi dapat mengatasi masalah rematik karena gerakan lari dapat melenturkan dan mengurangi ketegangan sendi.

7. Mengatasi sembelit Selain otot bagian kaki, gerakan lari juga menggerakkan otot-otot bagian perut. Hal ini dapat memacu pergerakan usus sehingga sembelit dapat teratasi. Jadi, kalau Anda mengalami masalah sembelit, bisa coba mengatasinya dengan olahraga lari.

8. Mencegah kanker usus Sisa makanan yang tertahan di dalam usus dalam waktu lama dapat menimbulkan kanker usus. Oleh karena itu, penting agar tubuh dapat buang air besar secara teratur. Sebuah penelitian di British Journal of Cancer menemukan bahwa rutin lari pagi selama 5 – 6 jam, dalam seminggu dapat melancarkan buang air besar dan mengurangi risiko kanker usus hingga 24%.

9. Mencegah diabetes Sel-sel tubuh membutuhkan insulin untuk memasukkan glukosa ke dalamnya. Ketika tubuh obesitas, sel-sel tidak peka lagi terhadap insulin. Jika demikian, gula yang menumpuk dalam darah dapat melebihi kadar normal dan dapat memicu penyakit diabetes mellitus. Sensitivitas insulin dapat ditingkatkan dengan berolahraga lari agar gula darah selalu dalam keadaan normal. Sebuah penelitian menemukan bahwa manfaat lari pagi dapat mengurangi risiko diabetes sebesar 5%.

10. Mencegah demensia Manfaat olahraga lari juga diketahui bisa mencegah penyakit demensia. Sebuah penelitian dalam Jurnal American Geriatrics Society mengungkapkan bahwa wanita yang rutin lari pagi sejak remaja akan mengurangi risiko demensia di usia senja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here