Home Hukum Kejagung Sita Mobil Super Mewah Rolls Royce hingga Mini Cooper Milik Harvey...

Kejagung Sita Mobil Super Mewah Rolls Royce hingga Mini Cooper Milik Harvey Moeis

24
0
Harvey Moeis suami dari Sandra Dewi jadi tersangka korupsi timahlangsung digiring ketahanan Kejaksaan Agung

Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita dua unit mobil dari penggeledahan di apartemen the Pakubuwono, tempat tinggal tersangka Harvey Moeis (HM), Senin (1/4/2024). Penggeledahan dan penyitaan tersebut dilakukan terkait dengan penyidikan korupsi penambangan timah di lokasi izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kuntadi menerangkan, dua unit mobil yang disita adalah jenis Roll Royce dan MINI Cooper. “Betul. Disita dari penggeledahan di kediaman tersangka HM,” kata Kuntadi, saat dikonfirmasi, Senin (1/4/2024) malam.

Penggeledahan di tempat tinggal tersangka Harvey Moeis tersebut dilakukan penyidik sepanjang hari Senin (1/4/2024). Dari Pengamatan di Kejagung, unit mobil sitaan tersebut dibawa dari lokasi penggeledahan ke Gedung Kartika di Kompleks Kejagung sekitar pukul 23:00 WIB.

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah aset milik Harvey Moeis (HM), suami Sandra Dewi yang menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022. Selain mobil mewah Rolls Royce dan Mini Cooper, masih ada barang lainnya yang belum diamankan lantaran menunggu verifikasi.

Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana menyampaikan, penyidik melakukan rangkaian penggeledahan di kediaman Harvey Moeis wilayah Jakarta pada Senin, 1 April 2024.

“Dari penggeledahan tersebut, tim penyidik berhasil melakukan penyitaan terhadap barang bukti elektronik, kumpulan dokumen terkait, serta dua buah unit mobil mewah, yaitu satu unit mobil Mini Cooper S Countryman F 60 berwarna merah dan satu unit mobil Rolls Royce berwarna hitam,” tutur Ketut dalam keterangannya, Selasa (2/4/2024).

Menurut Ketut, penggeledahan dan penyitaan itu dilakukan dalam rangka menindaklanjuti kesesuaian hasil dari pemeriksaan atau keterangan para tersangka dan saksi terkait aliran dana, yang diduga berasal dari beberapa perusahaan yang terkait dengan kegiatan tata niaga timah ilegal.

Selain itu tim penyidik juga menemukan sejumlah barang, namun saat ini masih dilakukan verifikasi keasliannya oleh ahli sehingga belum dapat dikenakan tindakan penyitaan,” jelas dia.

Selanjutnya, tim penyidik akan terus menggali fakta-fakta baru dari barang bukti tersebut guna membuat terang suatu tindak pidana yang tengah dilakukan penyidikan,” sambung Ketut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here