Home Nasional Update Daftar Parpol Pemilu 2024 yang Tembus 4 Persen

Update Daftar Parpol Pemilu 2024 yang Tembus 4 Persen

38
0
Ketua Komisi Pemilihan Umum Hasyim Asy'ari saat penghitungan rekapitulasi suara di kantor KPU

Pemungutan suara Pemilu 2024 telah digelar pada Rabu 14 Februari 2024 lalu. Sejumlah lembaga survei pun telah merilis hasil quick count perolehan suara calon anggota dewan, calon presiden-calon wakil presiden, hingga partai politik peserta pemilu.

Dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, diatur mengenai syarat agar partai politik peserta Pemilu 2024 lolos parlemen. Hal itu tertuang dalam Pasal 414 dan Pasal 415 Ayat (1) Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Berikut penjelasannya.

  1. Partai Politik Peserta Pemilu harus memenuhi ambang batas perolehan suara paling sedikit 4% (empat persen) dari jumlah suara sah secara nasional untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi anggota DPR.
  2. Seluruh Partai Politik Peserta Pemilu diikutkan dalam penentuan perolehan kursi anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Pasal 415

  1. Partai Politik Peserta Pemilu yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 414 ayat (1) tidak disertakan pada penghitungan perolehan kursi DPR di setiap daerah pemilihan.

Dari aturan tersebut, partai politik peserta Pemilu 2024 harus memenuhi ambang batas perolehan suara nasional sebesar 4 persen jika ingin lolos DPR.

Sejumlah partai politik diprediksi lolos ke parlemen atau tembus ambang batas parlemen sebesar 4 persen berdasarkan hasil rekapitulasi sementara real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pemilu 2024.

Terpantau hingga hari ini Minggu (3/3) pukul 06.00 WIB, sebanyak 541.630 TPS (65,79 persen) dari total 823.236 TPS telah melaporkan data via Sirekap KPU.

PDIP masih menduduki peringkat parpol dengan perolehan suara tertinggi yakni 16,39 persen. Sementara sejumlah partai terancam tidak lolos parlemen seperti Partai Buruh, Partai Gelora, PKN, Partai Hanura, Partai Garuda, PBB, PSI, Partai Perindo, dan Partai Ummat.

1. PDIP

Meski jagoannya sementara mendapat suara paling sedikit, PDIP mampu mengantongi suara terbanyak dengan 12.591.533 suara (16,39 persen).

2. Partai Golkar

Partai dengan lambang pohon beringin ini sementara memperoleh 11.562.703 suara (15,05 persen).

3. Partai Gerindra

Partai Gerindra saat ini memperoleh 13,3 persen atau 10.214.157 suara.

4. PKB

Dengan perolehan sebanyak 8.867.545 suara (11,54 persen) PKB memantapkan diri di peringkat empat.

5. Partai NasDem

Partai Nasional Demokrat (NasDem) berada di bawah PKB dengan perolehan 7.253.942 suara (9,42 persen).

6. PKS

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sementara ini harus puas di posisi ke-6 dengan perolehan 5.763.099 suara (7,5 persen).

7. Partai Demokrat

Beda tipis dengan PKS, Partai Demokrat mengantongi 5.693.274 suara (7,41 persen).

8. PAN

PAN memperoleh 5.340.468 suara atau 6,95 persen.

9. PPP

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang semula tidak lolos karena perolehan suaranya di bawah 4 persen kini sudah kembali ke deretan partai parlemen dengan perolehan suara 3.080.371 atau 4,01 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here