Home Bisnis Tim Gabungan Kemenaker dan Imigrasi Berhasil Gagalkan Pemberangkatan 8 Pekerja MIgran Ilegal...

Tim Gabungan Kemenaker dan Imigrasi Berhasil Gagalkan Pemberangkatan 8 Pekerja MIgran Ilegal di Bandara Soetta

25
0
Tim Gabungan Kementerian Ketenagakerjaan dan Imigrasi Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan pemberangkatan secara nonprosedural 8 calon pekerja migran Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (3/3/2024).

Kinerja Kementrian Ketenagakerjaan dan Imigrasi Soekarno-Hatta dalam upaya memerangi Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) tidak main-main, upaya sungguh-sungguh ini diimplementasikan dalam menyelamatkan anak bangsa yang hendak menjadi pekerja migran secara ilegal.

Kedelapan calon pekerja migran tersebut telah berhasil diselamatkan oleh Tim Gabungan Kementerian Ketenagakerjaan dan Imigrasi Soekarno-Hatta dengan cara menggagalkan pemberangkatan secara nonprosedural di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (2/3/2024) kemarin.

“Telah digagalkan 8 orang calon pekerja migran yang akan ditempatkan secara nonprosedural, mereka terdiri dari 1 orang yang akan diberangkatkan ke Qatar, dan 7 orang lainnya akan ditempatkan ke Dubai, PEA,” kata Dirjen Binwasnaker dan K3, Haiyani Rumondang, dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/3/2024).

Haiyani pun mengimbau masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri untuk memilih jalur prosedural, karena melalui jalur prosedural masyarakat akan mendapatkan kepastian pelindungan.

“Kami kembali mengajak semua pihak untuk mewujudkan penempatan pekerja migran Indonesia yang prosedural, profesional, dan bermartabat demi kebaikan bersama,” kata Haiyani.

Direktur Binariksa Kemnaker, Yuli Adiratna, menambahkan, kedelapan calon pekerja migran tersebut berasal dari Karawang sebanyak 3 orang, Cianjur (2), Indramayu (1), Serang (1), dan NTB (1). Mereka akan diberangkatkan menggunakan pesawat Srilankan Airlines UL365 pukul 14.25 WIB yang transit Colombo dan diteruskan ke Doha/Dubai.

“Berdasarkan keterangan dari calon pekerja migran yang berhasil dicegah keberangkatannya, tidak hanya 8 cpmi nonprosedural yang akan berangkat dalam penerbangan tsb., namun masih cukup banyak calon pekerja migran yang berhasil lolos dan tetap berangkat,” kata Yuli menjelaskan.

Yuli melanjutkan, 2 orang calon pekerja migran mengaku diberangkatkan oleh sebuah perusahaan berinisial A, di mana saat ini masih banyak calon pekerja migran di penampungan PT tsb.

“Selanjutnya pihak Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta akan membuat Laporan Polisi (LP) ke Polres Bandara Soekarno-Hatta untuk kemudian dilakukan penindakan selanjutnya,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here