Home Bisnis Respon Bos Bakti Kominfo, Soal Luhut ‘Bawa’ Starlink Elon Musk ke IKN

Respon Bos Bakti Kominfo, Soal Luhut ‘Bawa’ Starlink Elon Musk ke IKN

21
0
Presiden Jokowi tinjau pembangunan Kantor Presiden di IKN. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika alias BAKTI Kominfo menanggapi soal isu Satelit Starlink milik Elon Musk segera masuk ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pernyataan ini terlontar dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan beberapa waktu lalu.

Dirut Bakti Kominfo Fadhilah Mathar mengatakan kalau IKN memang akan dibangun lewat banyak investasi dari pihak swasta, termasuk jaringan telekomunikasi. Maka dari itu BAKTI Kominfo hanya akan menyediakan infrastruktur telekomunikasi cadangan.

“Apakah Starlink masuk IKN? itu mungkin sudah ada di roadmap, karena saya nggak ikutin roadmap pembangunan telekomunikasi di IKN,” ujar Fadhilah kepada awak media beberapa waktu lalu.

“Tapi, yang bisa saya sampaikan bahwa teknologi apa pun itu, LEO(Low Earth Orbit), GEO (Geostationary Earth Orbit), itu kan opsi teknologi yang bisa dimanfaatkan. Tinggal, kita cek apakah secara regulasi memungkinkan, tapi kami hanya melihatnya ini opsi di masyarakat yang bisa kita manfaatkan itu saja,” sambungnya.

Dirinya menyebut, pembangunan IKN dirancang dengan konsep smart city. Untuk itu, jaringan telekomunikasi yang harus tersedia itu yang terbaru dan berkecepatan tinggi, yakni 5G.

Meski demikian, Bakti Kominfo tetap memberikan dukungan terhadap ketersediaan layanan telekomunikasi di IKN. Sejauh ini, sudah ada lima titik yang dihadirkan badan layanan umum itu di ibu kota negara pengganti Jakarta tersebut.

“Untuk dukungan Bakti di IKN, kami beberapa waktu lalu ada permintaan dari otorita untuk memberikan akses internet di lima lokasi. Nah, itu sudah selesai lima lokasi. Dan, kemarin waktu terakhir bapak presiden meresmikan command center, salah satu akses internet untuk backup itu disediakan oleh Bakti melalui Satria-1,” tutur perempuan yang disapa Indah ini.

Adapun, ke-5 titik lokasi IKN yang layanan telekomunikasinya bersumber dari satelit Satria-1 ini, yaitu di hunian pekerja konstruksi, Sumbu Kebangsaan, Hotel Nusantara, Bendungan Sepaku Semoi, dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Jadi ada 5 titik yang kita bangun di sana. Dan memang itu berdasarkan permintaan dari otorita,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here