Home Bisnis PT Antam Targetkan Penjualan 37 Ton Emas di 2024

PT Antam Targetkan Penjualan 37 Ton Emas di 2024

41
0
ilustrasi emas antam

PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menargetkan volume produksi dan penjualan produk feronikel masing-masing sebesar 22.464 ton nikel dalam feronikel (TNi). Target tersebut tumbuh 5 persen dari realisasi capaian produksi unaudited feronikel tahun 2023 sebesar 21.473 TNi, dan tumbuh 12 persen dari capaian penjualan unaudited feronikel tahun 2023 sebesar 20.138 TNi.

Corporate Secretary Division Head PT Antam, Syarif Faisal Alkadrie, mengatakan penetapan target produksi dan penjualan feronikel tahun 2024 turut memperhitungkan outlook penyerapan produk feronikel di pasar global, kondisi pasar, serta tingkat utilisasi dan kestabilan operasi pabrik feronikel ANTAM di Kolaka, Sulawesi Tenggara.

“ANTAM secara konsisten mengimplementasikan kebijakan strategis dalam pengelolaan biaya yang tepat dan efisien, guna memaksimalkan kinerja komoditas nikel, emas, dan bauksit. Di tahun 2024, Perusahaan berfokus pada strategi pengembangan basis pelanggan di dalam negeri terutama pada produk emas, bijih nikel, dan bauksit,” kata Faisal saat media briefing di Jakarta, Senin (25/3).

Untuk produk bijih nikel, tahun ini ANTAM menargetkan total produksi bijih nikel konsolidasian yang digunakan sebagai bahan baku pabrik feronikel ANTAM dan penjualan kepada pelanggan domestik sebesar 20,58 juta wet metric ton (wmt), meningkat 53 persen dari capaian produksi unaudited bijih nikel tahun 2023 sebesar 13,45 juta wmt.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Direktur Utama Antam, Nicolas Kanter menuturkan pada 2024, perseroan berfokus pada strategi pengembangan basis pelanggan di dalam negeri terutama pada produk emas, bijih nikel, dan bauksit.  

Pada komoditas emas, Antam menargetkan produksi emas yang berasal dari tambang emas Perusahaan sebesar 958 kg (30.800 troy oz) dengan target penjualan emas pada pada 2024 sebesar 37.354 kg (1.200.959 troy oz), meningkat 43% dari capaian penjualan unaudited emas pada 2023 sebesar 26.129 kg (840.067 troy oz).

“Di tahun 2024, ANTAM menargetkan volume produksi dan penjualan produk feronikel masing-masing sebesar 22.464 ton nikel dalam feronikel (TNi), tumbuh 5% dari capaian produksi unaudited feronikel pada 2023 sebesar 21.473 TNi, dan tumbuh 12% dari capaian penjualan unaudited feronikel pada 2023 sebesar 20.138 TNi,” kata Nicolas dalam acara Media Gathering, dikutip Selasa (26/3/2024). 

Untuk komoditas bijih bauksit, Antam menargetkan volume produksi pada 2024 sebesar 3,47 juta wmt sesuai dengan tingkat kebutuhan bauksit pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) Tayan dan proyeksi penjualan bijih bauksit kepada pelanggan pihak ketiga. 

Target produksi ini tumbuh sekitar 72% dibandingkan capaian produksi unaudited bijih bauksit pada 2023 sebesar 2,01 juta wmt. 

Terkait penjualan bijih bauksit, perseroan menargetkan tingkat penjualan sebesar 3,05 juta wmt, meningkat 103% dibandingkan capaian penjualan unaudited bijih bauksit pada 2023 sebesar 1,50 juta wmt. 

“Seiring dengan larangan ekspor bijih bauksit pada 2023, Perusahaan berfokus dalam pengembangan penjualan bijih bauksit di pasar domestik,” jelas Nicolas.

Untuk mencapai target tersebut, perseroan terus melakukan inovasi penjualan produk-produk logam mulia serta fokus pada upaya peningkatan basis pelanggan logam mulia di pasar dalam negeri seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berinvestasi emas sebagai instrumen lindung nilai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here