Home Bisnis Indonesia Bakal Jadi Sentra Ekspor Industri Otomotif ASEAN

Indonesia Bakal Jadi Sentra Ekspor Industri Otomotif ASEAN

25
0
Indonesia bakal jadi sentra ekspor otomotif ASEAN dan Timur Tengah

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenkomarves) Rachmat Kaimuddin menyatakan Indonesia berotensi menjadi pusat industri otomotif berorientasi ekspor atau export hub khususnya di pasar regional ASEAN.

Hal itu ia sampaikan saat acara Sosialisasi Insentif Investasi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai atau KBLBB di Jakarta pada Jumat, 1 Maret 2024.

“Industri otomotif”Indonesia sangat menarik. Kita adalah the largest passenger market di Asean,” kata Rachmat dalam paparannya, Jumat, 1 Maret 2024.

Rachmat menambahkan, sebesar 40 persen produk otomotif Indonesia diekspor ke berbagai negara. Di tahun lalu, Indonesia mengekspor 571.000 unit kendaraan ke lebih dari 90 negara tujuan.

“Sekitar 40 persen industri (otomotif) itu juga kita ekspor,” kata Rachmat dalam konferensi pers Update dan Sosialisasi Insentif atas Investasi KBLBB kepada Stakeholder, di Park Hyatt Jakarta, Jumat (1/3/2024).

Menurutnya, porsi pasar ekspor terbesar bagi Indonesia adalah ASEAN yakni 54 persen dari total ekspor. Lalu disusul Timur Tengah sebesar 18 persen, Amerika Utara sebesar 15 persen, Amerika Selatan sebesar 6 persen, Asia Timur hanya 4 persen dan Afrika 1 persen.

“Tadi sudah saya sampaikan, kita adalah passenger market terbesar dan passenger producer terbesar di ASEAN. Dan kita juga punya export market yang sangat besar, mostly ASEAN, tapi juga untuk Middle East, bahkan North America, South America,” ujarnya.

Berdasarkan catatan Kemenkomarves, sepanjang 2023 Indonesia telah mengekspor kurang lebih sebanyak 571 ribu unit dengan lebih dari 90 negara tujuan.

Adapun, sebanyak 53 persen dari keseluruhan ekspor merupakan mobil tujuh kursi atau seven-seater. Melihat hal itu, membuktikan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar untuk menjadi ekspor hub mobil penumpang, khususnya di kawasan ASEAN. “Jadi, jangan ragu-ragu untuk menjadikan Indonesia sebagai export hub di region ini, terutama untuk yang passenger market,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here