Home Nasional Serahkan Surat ke Jokowi, Mahfud MD Resmi Mundur dari Kabinet Indonesia Maju

Serahkan Surat ke Jokowi, Mahfud MD Resmi Mundur dari Kabinet Indonesia Maju

18
0

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD resmi mengundurkan diri dari Kabinet Indonesia Maju (KIM) usai menyampaikan surat permohonan pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo.

Mahfud yang didampingi Menteri Sekretariat Negara Pratikno bertemu dengan Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/2/2024) sore.

“Saya secara resmi dan dengan penuh hormat juga hari ini menyatakan surat mohon berhenti dengan sebuah surat itu,” kata Mahfud.

Dalam keterangannya kepada awak media, Mahfud menyampaikan terima kasih kepada Jokowi lantaran telah dipercaya menjabat Menko Polhukam sejak 19 Oktober 2019. Menurutnya, pengangkatannya menjadi Menko Polhukam merupakan sebuah penghormatan dari Jokowi kepada dirinya.

“Pengangkatannya penuh penghormatan kepada saya dan penghormatan saya kepada beliau pada saat itu,” ungkap Mahfud dilansir Kompas.com.

Sebagaimana banyak diberitakan, wacana mundurnya Mahfud MD sebagai Menko Polhukam sudah muncul sejak beberapa pekan terakhir. Bahkan pada Rabu (31/1/2024), Mahfud mengumumkan telah menyiapkan surat pengunduran diri yang akan diberikan kepada Jokowi.

Pengunduran diri Mahfud tak lain karena dirinya maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 mendampingi Ganjar Pranowo.

Pengunduran diri Mahfud ini merupakan komitmen mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu untuk menjaga independensi selama proses Pilpres 2024.

Mahfud mengatakan pengunduran diri dari jabatan Menko Polhukam sebenarnya telah dibicarakan sejak dirinya diusung sebagai calon wakil presiden mendampingi Ganjar Pranowo.

Selain ke Ganjar, Mahfud menjelaskan keputusan pengunduran dirinya telah dibicarakan oleh segenap partai koalisi dan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud.

Setelah pembicaraan bersama partai koalisi beserta TPN, didapat kesimpulan langkah mundur dari jabatan negara selama proses Pilpres 2024 adalah langkah yang bijak.

“Hal ini dianggap upaya mengembalikan marwah demokrasi yang dilaksanakan dengan proses yang benar dan jujur,” katanya.

Mahfud berharap pengunduran diri ini bisa menjadi jaminan moral dan intelektual agar Pilpres berjalan adil dan jujur.

“Saya sangat menghindari konflik kepentingan dan intervensi politik,” ujar Mahfud yang banyak mendapatkan apresiasi atas pengundurannya sebagai Menko Polhukam.

Sementara itu, capres 03 Ganjar Pranowo menyampaikan penghormatan atas keputusan Mahfud MD dari kabinet Indonesia Maju.

“Saya hormat dan respect dengan keputusan mundur Prof @mohmahfudmd untuk mengurangi potensi-potensi penyalahgunaan fasilitas negara. Ini menunjukkan integritas beliau yang sangat tinggi, mudah-mudahan keputusan ini bisa dicontoh oleh yang lain,” tulis Ganjar di akun media sosialnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here