Home Nasional Ganjar Pranowo Sampaikan Pesan Penting di Debat Capres Terakhir

Ganjar Pranowo Sampaikan Pesan Penting di Debat Capres Terakhir

55
0

Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo, membuka debat capres pamungkas dengan pesan-pesan penting soal pembangunan sumber daya manusia (SDM), serta etika dan moral dalam berbangsa.

Ganjar Pranowo secara singkat mampu menyentuh seluruh tema debat, yaitu kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi.

Ia juga menyebut gelombang pernyataan sikap dari berbagai tokoh nasional dan kampus-kampus. “Itu mesti menjadi catatan kita bersama, bahwa kita dalam konteks ber-Indonesia, berbudaya, semua harus dalam koridor yang baik,” katanya di JCC, (4/2/2024)

“Itulah suara-suara rakyat yang kami Ganjar-Mahfud dengarkan ketika tidur di rumah penduduk, ketika bertemu mereka dan mereka membuka seluruh uneg-uneg-nya. Itulah kenapa kami sampaikan, tuanku adalah rakyat, jabatan ini hanyalah mandat,” ungkap Ganjar.

Ganjar Pranowo menggarisbawahi pentingnya kesehatan, pendidikan, dan pembangunan yang merata. Dalam visinya, setiap individu berperan sama dalam mendapatkan akses Kesehatan dan pendidikan yang berkualitas, terutama di daerah terpencil.

Dalam debat tersebut, Ganjar juga menyampaikan program kerjanya, seperti internet gratis, penanganan stunting, disabilitas, layanan kesehatan di desa-desa, hingga pelindungan terhadap para pekerja migran Indonesia.

Terkait pekerja migran Indonesia, Ganjar menekankan perlunya kehadiran negara dengan segala perangkatnya seperti duta besar, BP2MI, Kementerian Tenaga Kerja, serta Pemerintah Daerah. “Negara harus hadir untuk menjamin perlindungan kepada pekerja migran Indonesia,” tegas Ganjar.

Ganjar Pranowo juga menekankan kebebasan berekspresi bagi budayawan adalah kunci pertumbuhan dan perkembangan budaya. Harmoni antara budaya dan birokrasi penting untuk melindungi kepentingan budayawan dalam mengekspresikan kreativitas mereka.

Ganjar juga mengingatkan agar jangan takut dengan suara dan kritikan yang dilantangkan para budayawan. “Masa takut sama pentasnya Mas Butet,” ujar Ganjar.

Terkait penanganan stunting, Ganjar menegaskan perlunya pemahaman yang jelas antara stunting dan gizi buruk. “Stunting dan gizi buruk adalah dua hal yang berbeda,” katanya.

“Stunting adalah masalah pertumbuhan yang tidak proporsional pada anak-anak, sedangkan gizi buruk lebih terkait dengan asupan nutrisi yang tidak memadai,” ungkapnya.

Ganjar Pranowo menegaskan pentingnya mengatasi stunting sejak bayi dalam kandungan dengan memberikan pemberian gizi yang baik pada ibu hamil. Kesehatan dan nutrisi ibu hamil memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.

Pada debat capres terakhir ini, pasangan Ganjar-Mahfud tampil penuh gaya. Keduanya mengenakan jaket varsity dan sepatu kets dari produk lokal. Ganjar-Mahfud memang berkomitmen untuk memajukan ekonomi lokal dan mendukung produk dalam negeri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here