Home Nasional Kunjungi TPST RDF Cilacap, Jokowi Cek Proses Pengolahan Sampah

Kunjungi TPST RDF Cilacap, Jokowi Cek Proses Pengolahan Sampah

25
0

Pengolahan sampah agar menjadi produk yang memberikan manfaat bukan perkara mudah, meski begitu bukan tidak mungkin dilakukan.

Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Refused Derived Fuel (RDF) Cilacap di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah adalah bukti nyata keberhasilan pengolahan sampah menjadi produk yang bermanfaat.

Presiden Jokowi pun mengunjungi TPST tersebut untuk mengecek proses pengolahan sampah menjadi produk bahan bakar, Selasa (2/1/2024).

Baca juga: Ancaman Perubahan Iklim Mulai Nyata, Presiden Jokowi Ajak Tanam Pohon

Dalam kunjungannya Jokowi meninjau proses pengolahan dimulai dari pencacahan hingga pengayakkan. Dalam keterangannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap Sri Murniyati mengatakan bahwa sampah yang terolah di TPST tersebut berasal dari 14 kecamatan di Cilacap.

“Cilacap terdiri dari 24 kecamatan, sampah yang terolah di TPST RDF ini berasal dari 14 kecamatan di sekitar TPST RDF,” kata Sri.

Lebih lanjut, Sri menuturkan bahwa mesin RDF yang ada di TPST tersebut memiliki kapasitas pengolahan sampah hingga 200 ton. “Namun saat ini belum dimaksimalkan sehingga baru 150 ton perhari terolah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sri menjelaskan bahwa dari 150 ton sampah yang diolah di sana mampu menghasilkan produk pengganti bahan bakar atau batu bara hingga 60 ton perhari. Adapun produk tersebut kemudian dimanfaatkan untuk bahan bakar tungku pembakaran bagi pabrik semen.

“Yang jadi produk RDF 60 ton perhari dapat diproduksi,” imbuh Sri.

Baca juga: Revitalisasi Sungai Citarum, Pemprov Jawa Barat Jalin Kerja Sama dengan Monash University

Sebelumnya, Sri menuturkan bahwa pembangunan TPST RDF Cilacap tersebut dilaksanakan mulai tahun 2017 hingga 2018. Adapun biaya pembangunan TPST tersebut menghabiskan anggaran hingga Rp84 miliar.

Anggaran tersebut berupa infrastruktur bangunan gedung dari Kementerian PUPR Rp27 miliar, kemudian Rp44 miliar dari Danida melalui Kementerian Lingkungan Hidup, Pemerintah Provinsi Jawa Tengan senilai Rp10 miliar, dan Pemkab Cilacap Rp3 miliar untuk pembebasan tanah.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, dan Pj. Bupati Cilacap Awaluddin Muuri.

Baca juga: Kunjungi NTT Jokowi Tinjau Pembangunan Bendungan Mbay

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here