Home Nasional Jokowi Minta Waspadai Geopolitik Global dan Perubahan Iklim

Jokowi Minta Waspadai Geopolitik Global dan Perubahan Iklim

49
0

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan seluruh jajaranya untuk mewaspadai dinamika geopolitik global dan menjaga kondisi dalam negeri salah satunya menjelang pemilihan umum (Pemilu) mendatang.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna bersama para jajarannya di Istana Negara, Jakarta, Selasa, (9/1/2024).

“Kita harus detail menjaga kondisi dalam negeri utamanya menjelang Pemilu serentak di bulan Februari. Dan juga kita harus menyiapkan rencana dalam rangka menyongsong Ramadan dan Idul Fitri pada Maret dan April 2024,” ucap Jokowi.

Baca juga: Soal Kendaraan Listrik, Pemerintah Harus Satset Bangun Infrastruktur SPKLU

Selanjutnya, Kepala Negara menyampaikan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan iklim yang dapat mengganggu musim tanam dan panen raya. Jokowi menyebut bahwa strategi pangan juga harus diperhitungkan dengan baik.

“Harus dikalkulasi dengan baik karena betul-betul perubahan iklim ini harus kita hitung,” tuturnya.

Selain itu, Jokowi kembali mengingatkan jajarannya untuk mempercepat belanja APBD maupun APBN. Jokowi menekankan agar ketersediaan BBM dan gas, serta harga dan stok pangan dapat terus terjaga.

“Mengenai BBM dan gas yang harus selalu tersedia jangan sampai satu, dua, tiga atau lebih kabupaten terjadi kelangkaan gas karena masalah distribusi yang terganggu misalnya, harus dipantau dan dilihat secara detail,” ujarnya.

Baca juga: Sebulan Kampanye, Ganjar-Mahfud Kunjungi 178 Titik untuk Mendengar Aspirasi Rakyat

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga menginstruksikan jajarannya untuk melakukan reformasi birokrasi yang berkaitan dengan digitalisasi dalam menciptakan keterpaduan layanan digital pemerintah.

Jokowi menegaskan pentingnya peningkatan keamanan digital dan mencegah terjadinya pemborosan belanja infrastruktur digital.

“Saya minta kepada Menpan RB untuk segera mempercepat implementasi SPBE, sistem pemerintahan berbasis digital, konsolidasikan semua portal ke dalam satu portal nasional dan di saat yang sama juga sekali lagi perkuat keamanan kita,” ujarnya.

“Saya minta Menteri BUMN juga ikut mendukung percepatan transformasi lewat Perum Peruri dengan menjadi GovTech nasional kita. Mendagri, Menkominfo juga mempercepat pengembangan dan penerapan Digital ID paling lambat bulan 6 harus sudah selesai,” tegas Jokowi.

Baca juga: Pertamina Siagakan 302 Kapal untuk Distribusi BBM dan LPG Jelang Idul Fitri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here