Home Nasional Jenguk Relawan Korban Pengeroyokan, Ganjar Minta Stop Aksi Kekerasan

Jenguk Relawan Korban Pengeroyokan, Ganjar Minta Stop Aksi Kekerasan

35
0

Ganjar Pranowo bersama istri menjenguk relawan yang dirawat di RSUD Pandan Arang, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (31/12/2023) malam.

Kedua korban yang dijenguk Ganjar merupakan relawan Ganjar-Mahfud yang menjadi korban pengeroyokan oknum TNI di Boyolali.

Saat menjenguk Ganjar menanyakan kondisi kedua korban pada tim dokter. Ganjar sempat berbincang dengan Slamet Andono yang meski luka-luka namun dalam kondisi sadar. Sementara korban lainnya Arif Diva belum bisa diajak bicara.

Usai menjenguk korban Ganjar meminta agar tidak adalagi kekerasan yang dialami para relawan. Ganjar juga meminta agar jangan menggunakan kekerasan dalam menangani pelanggaran.

Baca juga: Silaturahmi ke Sri Sultan HB X, Ganjar: Beliau Sesepuh, Saya Banyak Dapat Nasihat

“Jadi pelajaran yang terakhir (insiden pengeroyokan). Jangan ada lagi mudah seperti itu. Kalau kemudian ada yang keliru, kasihkan pada yang berwenang,” kata Ganjar di Purworejo, Jateng, Minggu (31/12/2023) dilansir iNews.

Dia mengatakan seharusnya anggota TNI mengerti aturan yang melarang praktik main hakim sendiri. Menurutnya, apabila tidak mengerti aturan, oknum TNI yang terlibat sebaiknya dipecat.

Ganjar juga memastikan biaya pengobatan relawan yang menjadi korban pengeroyokan oknum TNI di Boyolali akan ditanggung.

Baca juga: Di Bandung Eks Relawan Prabowo Kini Merapat ke Kubu Ganjar Pranowo

Menurut Ganjar, seluruh relawan maupun pihak partai selalu kompak untuk membantu jika ada permasalahan seperti ini. “Teman-teman di Boyolali kompak, soal seperti langsung diberesi,” tutur Ganjar.

Sebelumnya, viral di media sosial lima orang relawan Ganjar-Mahfud dianiaya oleh oknum TNI di Boyolali. Aksi kekerasan itu disebut akibat kesalahpahaman.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen Nugraha Gumilar menyampaikan, oknum-oknum prajurit yang terlibat tengah diperiksa di Detasemen Polisi Militer (Denpom) Surakarta. Adapun kronologi dan motif dugaan penganiayaan tersebut masih diselidiki.

Baca juga: Presiden Jokowi Resmikan Dua Rumah Sakit TNI di Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here