Home Nasional Jadi Cawapres Mahfud MD Tidak Gunakan Fasilitas Negara

Jadi Cawapres Mahfud MD Tidak Gunakan Fasilitas Negara

39
0

Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD mengaku sudah tidak memakai fasilitas negara sejak mendeklarasikan diri menjadi cawapres dari capres Ganjar Pranowo.

Mahfud ingin memberi contoh yang baik bagaimana seharusnya bersikap sebagai pejabat. Meski begitu, dia tetap menjalankan tugas dan kewajiban sebagai Menko Polhukam.

“Saya juga ingin memberi contoh kalau saya ini jadi cawapres masih merangkap, apakah saya menggunakan kedudukan saya untuk memanfaatkan fasilitas negara atau tidak, ini sudah 3 bulan kan saya lakukan dan saya tidak pernah memakai fasilitas negara,” terang Mahfud dalam acara ‘Tabrak Prof!’ di YouTube Mahfud MD, Selasa (23/1/2024).

Dalam tayangan tersebut juga disebutkan rencana Mahfud MD untuk mundur sebagai Menko Polhukam. Mahfud menjelaskan langkah mundur dari Kabinet Indonesia Maju itu sudah jadi kesepakatannya dengan calon presiden Ganjar Pranowo.

Menurut Mahfud, pengunduran dirinya itu juga demi menghindari konflik kepentingan di Pilpres 2024. Ia menyampaikan sebelumnya tak memutuskan mundur karena ingin menunjukkan etika yang baik sebagai pejabat negara.

“Bahwa, saya pada saatnya yang tepat nanti pasti akan mengajukan pengunduran diri secara baik-baik. Jadi tidak ada pertentangan dengan Pak Ganjar,” ucap Mahfud.

Disampaikan Mahfud, dirinya juga masih berkantor secara rutin di Kemenko Polhukam. Dia menekankan, tugas membantu Presiden Joko Widodo mesti diselesaikan sebaik mungkin, karena telah diberi amanah sejak 4,5 tahun lalu.

Dia mengungkapkan, keputusan mundur dari jabatan Menko Polhukam akan diambil pada saat yang tepat dan dengan cara terhormat.

Selanjutnya pada Senin (29/1/2024) malam Menko Polhukam bertemu dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno untuk meminta menghadap dan bertemu langsung dengan Presiden Jokowi.

Pratikno membenarkan capres no urut 3 itu memohon untuk menghadap Presiden Jokowi. Namun, ia belum tahu apa yang mau dibicarakan Mahfud. Ia juga menuturkan belum ada surat yang diserahkan Mahfud. “Pak Menko mohon menghadap Bapak Presiden,” ujar Pratikno dilansir CNN Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here