Home Nasional Duet Ganjar-Mahfud Bakal Buat Terobosan Baru di Dunia Riset Indonesia

Duet Ganjar-Mahfud Bakal Buat Terobosan Baru di Dunia Riset Indonesia

47
0

Dunia riset Indonesia memang masih belum sebesar negara-negara di benua Eropa, Amerika, atau Jepang di mana tradisi riset dan penelitian mendapatkan tempat yang layak dan terhormat.

Jadi tidak heran jika para ilmuwan Indonesia masih tertinggal dalam di panggung dunia. Jangan heran jika hingga saat ini belum ada ilmuwan tanah air yang memenangi penghargaan internasional seperti Nobel.

Persoalannya, lantaran dunia riset di Indonesia masih belum tampil secara maksimal serta kucuran dana riset yang masih sangat terbatas.

Terkait hal tersebut, pasangan Ganjar-Mahfud dalam visi misinya menegaskan akan mempercepat penguasaan sains dan teknologi melalui percepatan riset dan inovasi (R & I) berdikari.

“Pasangan capres-cawapres Ganjar-Mahfud akan membuat terobosan, agar ada generasi Z dan Alpha bisa meraih Nobel sebelum tahun emas Indonesia 2045,” kata Wakil Ketua TPN Ammarsjah Purba, di Jakarta, (30/1/2024).

Menurut Ammarsjah, para ilmuwan atau periset Indonesia masih terbenam dalam kungkungan birokrasi dan kerumitan prosedur administrasi dan pelaporan keuangan.

Sehingga kenyataannya penghargaan Nobel lebih sering diraih para ilmuwan dari segelintir negara seperti Amerika Serikat, negara-negara kawasan Eropa Barat, termasuk Jepang.

“Kita sudah sama-sama tahu, insentif bagi peneliti di negara-negara tersebut, terbilang besar. Itu sebabnya banyak diaspora peneliti Indonesia yang lebih memilih tinggal di sana, ini yang harus kita hindari, bagaimana periset Indonesia bahagia dan betah bekerja di negeri sendiri,” kata Ammar.

Bagi pasangan Ganjar-Mahfud, ilmu pengetahuan dan teknologi adalah isu yang penting, meski membutuhkan waktu lama untuk memetik hasilnya, karena merupakan kerja penelitian yang butuh ketekunan.

“Ada beberapa hal dalam kultur akademik di Indonesia yang harus diperbaiki, agar bisa menggapai hadiah Nobel,” ungkap Ammar.

Memang, saat ini sudah ada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021, Badan Riset dan lnovasi Nasional (BRIN) adalah lembaga pemerintah yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

BRIN bertanggung jawab kepada Presiden dalam menyelenggarakan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan, serta invensi dan inovasi, penyelenggaraan ketenaganukliran, dan penyelenggaraan keantariksaan yang terintegrasi.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2021, BRIN merupakan satu-satunya badan penelitian nasional.

Peraturan tersebut memutuskan bahwa semua badan penelitian nasional Indonesia seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) bergabung menjadi BRIN.

Posisi BRIN bukan lagi sebagai regulator, karena fungsi regulasi tetap berada di kementerian. BRIN menjadi satu badan tersendiri dengan ada peleburan BATAN, BPPT, LAPAN dan LIPI serta lembaga riset di kementerian dan lembaga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here