Home Mancanegara Bertemu CEO YouTube, Menkeu Sri Mulyani Bahas Isu Creators Economy

Bertemu CEO YouTube, Menkeu Sri Mulyani Bahas Isu Creators Economy

19
0

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menghadiri World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2024 yang digelar pada 15-19 Januari 2024, di Davos, Swiss.

Di sela-sela rangkaian pertemuan tahunan itu, Menkeu berkesempatan melakukan pertemuan dengan CEO YouTube Neal Mohan, Selasa (16/1/2024).

“Siapa tidak kenal YouTube? Layanan berbagi video yang sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Sebuah sarana berbagi informasi yang begitu mudah diakses oleh siapapun dan kapanpun,” ungkap Menkeu melalui akun instagram resmi @smindrawati.

Dalam kesempatan itu, Menkeu Sri Mulyani berbincang hangat mengenai Creators Economy, yaitu ekonomi yang diciptakan dan digerakkan oleh para kreator konten di platform ini.

Menurutnya, popularitas YouTube telah menciptakan begitu banyak lapangan pekerjaan baru, tidak hanya bagi para pembuat konten, namun juga bagi orang-orang yang mendukung mereka.

”YouTube juga menyiapkan Creator Academy. Sebuah program bagi para kreator-kreator baru agar lebih memahami bagaimana menjadi content creator yang baik. Saya pun mendukung ini, melihat bagaimana YouTuber telah menjadi profesi dan cita-cita para generasi muda Indonesia,” ungkap Menkeu.

Menkeu menambahkan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saat ini juga telah menggunakan YouTube sebagai sarana penyampaian informasi kepada masyarakat.

“Kami di Kemenkeu juga menggunakan YouTube sebagai sarana menginformasikan kepada masyarakat mengenai kondisi terkini APBN #UangKita secara transparan. Sebuah langkah yang mengusung semangat keterbukaan, demokrasi, akuntabilitas, serta transparansi..!,” tukasnya.

Selain bertemu CEO YouTube, Sri Mulyani juga mengadakan bilateral meeting dengan Menteri Keuangan Arab Saudi, Mohammed Al-Jadaan.

Dalam kesempatan itu, Menkeu menceritakan banyak hal mengenai saat kunjungan kerjanya terakhir kali ke Arab Saudi. Ia juga menyampaikan, peranan Indonesia yang telah secara resmi menjadi pemegang saham terbesar ketiga dari Islamic Development Bank (IsDB).

“Indonesia senang bisa turut mendukung berbagai Multilateral Development Bank, dan sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia juga ingin berpartisipasi aktif dalam membangun dan mendukung reformasi IsDB,” ungkap Sri Mulyani.

Menkeu percaya bahwa Indonesia memiliki semangat untuk lebih kuat dalam berpartisipasi membangun IsDB.

“Saya optimis banyak profesional muda dari Indonesia yang dapat berpartisipasi dalam membangun IsDB agar semakin baik ke depannya,” harap Menkeu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here