Home Nasional Ancaman yang Dihadapi Indonesia Bukan Hanya dari Kekuatan Militer

Ancaman yang Dihadapi Indonesia Bukan Hanya dari Kekuatan Militer

37
0

Deputi Bidang Pertahanan Negara Kemenko Polhukam, Laksda TNI Kisdiyanto menyebutkan bahwa ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini tidak hanya berupa ancaman militer, tapi juga ancaman non militer dan sekarang ancaman hibrida.

Hal tersebut disampaikan Kisdiyanto dalam Rapat Koordinasi membahas Sinkronisasi Perkembangan Lingkungan Strategis dan Identifikasi Ancaman Tahun 2024 di Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/1/2024).

Kemenko Polhukam dalam melaksanakan tugas dan fungsinya memerlukan sinergi dari Kementerian dan Lembaga yang berada di bawah koordinasi Kemenko Polhukam. Oleh karenanya, rapat koordinasi serta diskusi diperlukan untuk mendapatkan pengetahuan serta informasi, khususnya di bidang pertahanan negara.

“Menko Polhukam memerlukan pengetahuan tentang Perkembangan Lingkungan Strategis yang komprehensif, tepat, akurat, dan up to date dari kementerian/lembaga terkait, khususnya badan-badan intelijen yang memang bertugas dan bertanggungjawab dalam memonitor setiap isu yang berkembang secara dinamis, baik pada tingkat global, regional, maupun nasional,” jelas Kisdiyanto.

Dijelaskan, Deputi Bidang Pertahanan Negara Kemenko Polhukam bertugas melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pertahanan negara.

Merujuk pada UU No. 3 Tahun 2022, pertahanan Indonesia diselenggarakan dalam suatu sistem pertahanan semesta yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, serta segenap sumber daya nasional yang dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah, dan berlanjut.

Tujuannya adalah menjaga dan melindungi kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan bangsa dari segala bentuk ancaman di darat, laut, maupun udara.

Oleh karenanya, dibutuhkan informasi serta koordinasi dari seluruh kementerian dan lembaga sebagai bahan masukan kepada Menko Polhukam dalam perumusan kebijakan penyelenggaraan pertahanan negara, serta bersama-sama mengidentifikasi ancaman dan permasalahan lainnya yang berpotensi membahayakan keamanan nasional dan kedaulatan negara pada tahun 2024 ini.

“Dengan mendapatkan pengetahun komprehensif, kita dapat mengidentifikasi ancaman yang akan terjadi pada tahun 2024, karena pada hakikatnya setiap bentuk ancaman yang muncul di negara kita, baik langsung maupun tidak langsung sangat dipengaruhi oleh perkembangan lingkungan di tingkat global, regional, maupun nasional itu sendiri,” kata Kisdiyanto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here