Home Nasional Menkeu Sri Mulyani Ingatkan Indonesia Waspada Dinamika Global

Menkeu Sri Mulyani Ingatkan Indonesia Waspada Dinamika Global

29
0

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024 masih bisa terjaga di atas 5 persen.

Optimisme tersebut berdasarkan beberapa faktor, salah satunya yaitu tidak terjadinya apa yang menjadi kekhawatiran lembaga internasional yang memprediksikan bahwa tahun 2023 menjadi tahun yang cukup gelap bagi ekonomi sejumlah negara besar akibat kenaikan suku bunga.

“Untuk Amerika, nampaknya muncul suatu harapan karena resiliensi dari perekonomiannya hingga akhir tahun ini,” ujar Menkeu Sri Mulyani dalam Seminar Nasional Outlook Perekonomian Indonesia 2024 di Jakarta, (22/12/2023).

“Sehingga paling tidak perekonomian dunia terbesar bisa bertahan dengan kenaikan suku bunga yang luar biasa,” lanjutnya.

Baca juga: Jokowi: Optimis Ekonomi Nasional 2024 Menguat, Namun Harus Kerja Keras

Meski begitu, Menkeu mengingatkan agar Indonesia tetap waspada menghadapi berbagai dinamika yang terjadi di level global.

Menurut Menkeu, pemerintah berupaya untuk menjaga permintaan domestik karena konsumsi kelompok menengah ke bawah sangat besar. Untuk itu, pemerintah terus berusaha untuk menjaga inflasi dan kenaikan harga pangan. Menurut Sri Mulyani, isu pangan itu menjadi sangat penting.

“Berbagai kebijakan kita kemarin, entah itu untuk pembelian rumah, pembelian mobil, ini semuanya ditujukan agar dari sisi supply side-nya itu properti dan konstruksi memiliki multiplier yang banyak,” jelasnya.

“Dari sisi kelompok menengah yang kita melihat masih memiliki daya beli, mereka mulai dipacu untuk bisa tumbuh,” kata Menkeu.

Baca juga: Sri Mulyani dan Nicke Widyawati Masuk Daftar 100 Wanita Berpengaruh Dunia

Di sisi lain, pertumbuhan pajak yang tinggi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan. Namun demikian, Menkeu melihat hal ini menjadi critical point bagi Indonesia karena harus menjaga momentum pertumbuhan yang menjadi basis pajak.

Menkeu mengungkapkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan sustainable juga harus dipacu dengan produktivitas melalui perbaikan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Selain itu, Menkeu menilai APBN juga harus dijaga kesehatannya untuk menahan berbagai guncangan yang akan muncul di tahun depan.

“Pasti itu bisa dilakukan kalau APBN-nya kredibel dan sehat dan kuat. Makanya selain tadi masalah SDM dan infrastruktur untuk productivity, jaga APBN-nya agar tetap sehat, kuat, dan kredibel,” kata Menkeu.

Baca juga: Serahkan Anggaran 2024, Jokowi: Jangan Buka Celah Penyalahgunaan Anggaran

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here