Home Olahraga Kolaborasi PSSI dan Polri Lahirkan Satgas Anti Mafia Bola Polri

Kolaborasi PSSI dan Polri Lahirkan Satgas Anti Mafia Bola Polri

31
0

Pemberantasan mafia sepakbola kini telah memasuki babak baru dengan telah terbentuknya Satgas Anti Mafia Bola Polri.

Dengan kehadiran satgas ini diharapkan iklim sepak bola di Tanah Air akan semakin membaik dengan kompetisi yang bersih dan berprestasi, serta menjadi salah satu yang terbaik di Asia Tenggara, Asia, bahkan dunia nantinya.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam Konferensi Pers Satgas Anti Mafia Bola di Mabes Polri, Jakarta, (13/12/2023).

Erick mengakui terbentuknya satgas anti mafia bola ini tidak terlepas dari peran Presiden Jokowi yang menginginkan sepak bola Indonesia semakin maju. Termasuk juga dukungan Kapolri dalam mendorong pengungkapan mafia sepak bola.

Erick Thohir menegaskan bahwa pengungkapan mafia bola akan dilakukan tanpa pandang bulu.

“Oleh karena itu, saya dan PSSI siap diperiksa jika memang diperlukan dalam pengungkapan mafia bola ini. PSSI akan selalu transaparan,” katanya.

Hadir pada kesempatan tersebut Kapolri Jenderal Polisi Listyi Sigit Prabowo, Kepala Satgas Anti Mafia Bola Polri Irjen Polisi Asep Edi Suheri, Ketua Satgas Anti Mafia Bola Independen Maruarar Sirait, serta Anggota Satgas Anti Mafia Bola Independen Najwa Shihab.

“Hal yang luar biasa terjadi hari ini bahwa cita-cita sebagai bangsa yang ingin memiliki sepak bola bersih dan berprestasi dilakukan terus menerus oleh Presiden Jokowi dan Presiden (FIFA) Gianni Infantino. Mereka percaya sepakbola indonesia bisa jadi yang terbaik di Asia Tenggara, Asia, dan bahkan di dunia,” ujarnya.

Erick mengungkapkan bahwa untuk mewujudkan harapan Presiden, Gianni, dan pecinta sepak bola Indonesia itu, maka PSSI dan Polri telah membentuk Satgas Anti Mafia Bola Polri yang kemudian dilengkapi oleh Satgas Anti Mafia Bola Independen sebagai pendampingan.

“FIFA dan pemerintah ingin mendorong sepakbola Indonesia tidak terindikasi adanya pengaturan skor,” kata Erick.

Erick menambahkan, “Kapolri selalu ingatkan kepada saya agar dinamika yang terjadi di suporter juga harus kita jaga agar keamanan terjamin dan suporter dapat pulang ke rumah dengan selamat.”.

Erick pun menegaskan bahwa kerja sama PSSI dengan Polri berjalan dengan baik. Terbukti dalam penyelenggaraan Piala Dunia U17 FIFA berlangsung aman.

“Ini menunjukkan bahwa kita bisa dan ke depannya penyelenggaraan event internasional dapat terus berkelanjutan sesuai harapan Presiden Jokowi. Terima kasih atas atensi dan dukungan Kapolri, juga dukungan dari satgas anti mafia bola,” kata Erick.

Sementara itu, Kapolri mengatakan bahwa langkah yang telah dilaksanakan Satgas Anti Mafia Bola Polri ini merupakan upaya menjalankan kebijakan Presiden, yaitu membangun iklim sepak bola yang baik dan kondusif.

“Kami concern terhadap kebijakan Presiden dan Ketum PSSI untuk membawa sepak bola indonesia ke arah yang lebih baik, menciptakan atlet yang berprestasi, dan membawa sepak bola indonesia berkualitas ke kancah internasional,” ujar Kapolri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here