Home Nasional Ganjar Dapat Pesan Khusus dari Para Tokoh Agama Kupang

Ganjar Dapat Pesan Khusus dari Para Tokoh Agama Kupang

18
0

Setelah melakukan kunjungan di Merauke, Papua, Ganjar Pranowo juga menyempatkan diri singgah di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Calon presiden nomor urut 3 ini melanjutkan kampanye ke Kupang, NTT, (1/12/2023). Sejumlah relawan, masyarakat, dan tokoh adat menyambut Ganjar di bandara internasional El Tari, Kupang, NTT.

Termasuk di dalamnya tokoh adat Sangkar Natoni. Mereka membacakan patun, serta menyematkan kain tenun khas Kupang. Terianus Amnisi, salah satu tokoh adat Sangkar Natoni mengenal Ganjar sebagai sosok yang baik.

“Kami berharap Pak Ganjar mampu menjadikan kemajuan dunia pendidikan di Kupang. Dan saya yakin Pak Ganjar mampu,” ujar Terianus.

Dalam kunjungannya ke Kupang, Ganjar juga bertemu dengan Uskup Agung Kupang Mgr Petrus Turang Pr. Saat bertemu Ganjar, Petrus menyampaikan sulitnya akses bahan bakar minyak (BBM) di Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao.

“Dan oleh karena itu, agar diharap jika Pak Ganjar terpilih jadi presiden, agar bisa selesaikan persoalan ini,” kata Uskup.

Selain BBM, Uskup menjelaskan persoalan seputar lingkungan hidup, sumber daya manusia, pertanian, dan peternakan.

Padahal menurut Uskup, NTT merupakan provinsi dengan sejuta potensi. Sayangnya hal ini belum dikelola maksimal oleh pemerintah di tingkat lokal maupun nasional.

“Ada kandungan mangan, ada kisah sejarah tentang gudang domba, sapi dan masih banyak lagi. Ya, berharap Pak Ganjar terpilih nanti, bisa maksimalkan,” pungkas Uskup.

Di Kupang, Ganjar juga tidak lupa bertemu dengan generasi muda, seperti mahasiswa dari Universitas San Pedro Kupang. Ganjar juga menyempatkan diri bertemu dengan para tokoh lintas agama di Kupang.

Saat berkunjung ke Dewan Pimpinan MUI Nusa Tenggara Timur, Ganjar mendapatkan pesan dari tokoh Islam di sana.

“Kalau bapak jadi pemimpin nanti, jadi presiden. Jaga agama sebaik-baiknya. Dekati para rohaniawan, para tokoh agama, minta masukan dari mereka. Jangan jauh dari para ulama, para pendeta, para pastor,” pesan seorang tokoh MUI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here