Home Politik Pengamat: Gibran Hadirkan Wajah Optimis Anak Muda

Pengamat: Gibran Hadirkan Wajah Optimis Anak Muda

63
0

Capaian Gibran dalam menjalankan roda pemerintahan di dua tahun kepemimpinannya dapat dikatakan cukup berhasil, setidaknya ia berkategori nilai B. Hal itu dibuktikan melalui pemahaman dirinya akan pembangunan infrastruktur.

Kendatipun dilakukannya dalam skup kecil seperti revitalisasi pembangunan untuk kebutuhan masyarakat seperti pasar, taman, maupun pembangunan masjid, pembangunan prasarana olahraga, dan juga tata kelola pembangunan.

Hal ini, dikatakan oleh Pengamat Politik Citra Institute, Elfriza, ia mengungkapkan seorang Gibran cukup memahami pembangunan infrastruktur yang dikerjakannya memiliki nilai positif, ia akan dapat melanjutkan kebijakan ayahnya yang saat ini menjabat sebagai Presiden.

“Ini artinya, pemahaman pembangunan infrastruktur dari dirinya sebuah nilai bernuansa positif ia akan dapat melanjutkan kebijakan ayahnya yang sebagai presiden dalam pembangunan infrastruktur, dan jangan lupakan pula pemahaman dirinya mengenai pembangunan juga ditempa dari dasar pendidikan tingginya di Singapura dan Australia,” tuturnya.

Lanjut Efriza, Gibran sanggup bekerja dalam respons cepat dan menyelesaikan permasalahan dari pengaduan masyarakat dengan langkah penyelesaian yang cepat. Artinya ia sebagai walikota Solo bekerja dalam hubungan bersama masyarakat.

“ini dibuktikan dengan sebut saja permasalahan Pungli berhasil diselesaikannya. Ia juga sosok yang berani mengambil resiko, mental pebisnis dan juga DNA ayahnya Jokowi tentu memengaruhinya dalam sikap untuk pengambilan keputusan,” ucapnya.

Pengamat Politik Citra Institute itu memuji kehadiran Gibran Rakabuming Raka di kancah kepemimpinan nasional. Menurutnya, cawapres dari Prabowo Subianto itu menghadirkan wajah optimis anak-anak muda.

“Gibran menghadirkan wajah optimis anak muda. Sosok dirinya cukup membantu anak-anak muda semakin kuat dapat bermimpi menjadi pemimpin di usia muda, terlepas dari catatan etis dan moral akibat putusan MK ya,” kata Efriza saat dihubungi wartawan, Jumat (27/10/2023).

Efriza menilai, sosok tak bisa dipandang sebelah mata. Menurutnya, Pilihan Prabowo terhadap Gibran berdasarkan hasil survei tampaknya tidak mutlak dianggap salah, sebab Prabowo masih kuat dari figur elektabilitas.

“Gibran juga kompetitif mendongkrak elektabilitas Prabowo,” kata Efriza.

Dia juga mengatakan, Gibran harus diakui memiliki potensi dalam memimpin dan sudah ditunjukkannya selama dua tahun sebagai walikota. Menurutnya, penolakan figur Gibran sepertinya baru sampai di kelas menengah, dan kalangan berpendidikan tinggi semata.

“Nyatanya, Prabowo-Gibran masih berada di peringkat pertama persentase hasil survei pasca putusan MK, ini menunjukkan sosok Prabowo dan sekaligus Gibran keduanya memang diperhitungkan oleh masyarakat juga memperoleh respons positif dari masyarakat,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here