Home Nasional Jokowi: Menjadi Guru Merupakan Pekerjaan yang Tidak Mudah

Jokowi: Menjadi Guru Merupakan Pekerjaan yang Tidak Mudah

21
0

Presiden Jokowi menyebutkan bahwa menjadi guru merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Bahkan, sebuah riset dari lembaga internasional mengatakan bahwa tingkat stres yang dialami guru lebih tinggi dari pekerjaan lainnya karena tiga hal.

“Yang pertama karena perilaku siswa, yang kedua karena perubahan kurikulum, yang ketiga karena perkembangan teknologi,” ungkap Jokowi saat menghadiri peringatan HUT ke-78 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2023 di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu, (25/11/2023).

Jokowi berharap para guru dan tenaga pendidik di Tanah Air terus berinovasi, beradaptasi dengan segala perubahan zaman dan perkembangan teknologi. Hal tersebut penting untuk mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul menuju Indonesia Maju.

Disampaikan Jokowi, Indonesia akan berada pada puncak bonus demografi pada tahun 2030 hingga 2035. Kesempatan yang hanya datang sekali dalam sebuah peradaban negara tersebut harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar Indonesia dapat melompat menjadi negara maju.

“Ini adalah kesempatan emas bagi kemajuan negara kita Indonesia apabila bisa memanfaatkannya,” ujar Jokowi.

Oleh sebab itu, Jokowi menekankan bahwa pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci untuk menuju Indonesia Maju.

Jokowi mengatakan bahwa kualitas SDM yang baik dapat diraih dengan bantuan guru-guru Indonesia yang unggul dan hebat. Guru yang menjadi pembimbing, motivator, mentor, sahabat sekaligus guru yang menjadi panutan.

Pemerintah, lanjut Jokowi, menaruh harapan besar kepada para guru di seluruh Indonesia. Berharap para guru dan jajaran pendidik terus memperjuangkan pendidikan yang inklusif, aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak Indonesia.

“Sekolah harus menjadi taman belajar untuk menumbuhkembangkan bakat dan potensi anak menjadi anak yang kokoh secara fisik, emosional, dan spiritual serta anak yang cerdas dan terampil,” ujarnya.

Lebih lanjut Jokowi menyampaikan, pemerintah juga terus berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada para guru termasuk meningkatkan kesejahteraannya.

Berdasarkan laporan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim serta Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, rekrutmen guru ASN P3K tahun 2021 dan tahun 2022 telah terdapat 544 ribu guru honorer yang lolos seleksi ASN P3K.

“Dan harapan kita nanti dalam 3 tahun akan ada kurang lebih 840 ribu guru yang direkrut sebagai ASN P3K dan 2024 nanti akan mencapai 1 juta guru ASN P3K,” tutur Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here