Home Daerah Gunung Api Dukono Erupsi, Tinggi Kolom Letusan Capai 1.900 Meter

Gunung Api Dukono Erupsi, Tinggi Kolom Letusan Capai 1.900 Meter

24
0

Gunung api Dukono (1.087 mdpl) di wilayah Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, mengalami erupsi pada Rabu (22/11/2023) pukul 07.08 WIT.

Erupsi tersebut menghasilkan tinggi kolom letusan antara 100-1.900 meter dari puncak dengan intensitas tebal.

Hasil rekaman data yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam kurun 24 jam sebelumnya didapatkan bahwa telah terjadi 15 kali gempa letusan/erupsi dengan aplitudo 7-27 mm dan durasi gempa antara 33.92-128.66 detik.

Kemudian terekam 1 kali gempa vulkanik dalam dengan aplitudo 27 mm, S-P 0.45 detik dan durasinya selama 17.37 detik. Selanjutnya gempa tremor terekam 1 kali dengan amplitudo 0.5-4 mm dan dominan 3 mm.

PVMBG juga mencatat frekuensi letusan dari aktivitas vulkanik gunung api Dukono menurun, namun berdasarkan data perekaman tremor menandakan masih adanya suplay magma yang naik ke permukaan. Hingga sejauh ini, tingkat aktivitas gunung api Dukono masih ditetapkan pada level II atau ‘Waspada’.

PVMBG memberikan rekomendasi kepada masyarakat di sekitar gunung api Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 2 km.

Masyarakat di sekitar gunung api Dukono juga diminta untuk menyiapkan masker untuk menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan. Erupsi gunung api Dukono pada penghujung tahun 2023 ini sudah terjadi sejak tanggal 8 Oktober 2023.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Utara Hence Heteria dalam keterangan tertulis menyatakan bahwa tanda-tanda kenaikan aktivitas vulkanik gunung api Dukono bahkan mulai diketahui oleh sebagian besar masyarakat Halmahera Utara.

Tanda-tanda itu menurut Hence adalah kemunculan sebaran abu vulkanik di Kecamatan Tobelo, bersamaan dengan suara gemuruh dan dentuman yang terdengar jelas pada tanggal 8 Oktober 2023 pukul 20.00 WIT. Sejak saat itu, pada keesokan harinya PVMBG menyatakan bahwa gunung api Dukono erupsi.

Hence merinci, empat wilayah yang terpapar abu vulkanik meliputi Kecamatan Tobelo Utara, Tobelo, Tobelo Tengah dan Tobelo Selatan. Jika ditotal ada 49 desa dan sebanyak 86.197 warga telah terdampak.

Hence memastikan bahwa erupsi gunung api Dukono belum terlalu memberikan dampak yang signifikan kepada masyarakat sehingga pengungsian belum dibutuhkan.

Kendati demikian, pihaknya bersama lintas instansi gabungan tetap terus bersiaga memantau perkembangan erupsi gunung api Dukono dan dampaknya terhadap masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here