Home Daerah Festival Budaya Bawaslu Siak Ajak Masyarakat Cegah Kecurangan Pemilu

Festival Budaya Bawaslu Siak Ajak Masyarakat Cegah Kecurangan Pemilu

33
0

Festival budaya yang digelar Bawaslu Kabupaten Siak, Riau, diharapkan tidak hanya melestarikan gerakan budaya daerah tapi juga menciptakan gerakan untuk mencegah terjadinya kecurangan pemilu.

Hal tersebut disampaikan oleh Lolly Suhenty dari Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu yang turut hadir dalam kegiatan kebudayaan tersebut di Lapangan Tugu Siak, Riau, Sabtu (18/11/2023).

“Festival budaya ini jangan saja melahirkan gerakan budaya, tapi bisa membuat gerakan ‘deterrence effect’ untuk menghindari atau mencegah terjadinya praktek kecurangan pemilu, misalnya gerakan melawan politisasi SARA, hoaks, ujaran kebencian, dan politik uang,” kata Lolly.

Upaya untuk mencegah kecurangan bisa dilakukan dengan beragam cara. Lolly memberikan contoh, melalui pendidikan politik (voter education), melalui infografis, meme, atau video edukasi di media sosial, pendidikan secara mandiri atau bersama Bawaslu, KPU, Kesbangpol, dan lainnya.

“Bisa juga dengan menyebarkan konten edukasi di akun Bawaslu, Bawaslu Provinsi Riau, maupun Bawaslu Kabupaten Siak. Dan juga melalui pemantauan (election monitoring),” tambahnya.

Srikandi Bawaslu tersebut juga mengapresiasi Festival Budaya Bawaslu yang dalam hal ini diadakan Bawaslu Kabupaten Siak. Apalagi menurutnya, festival tersebut sebagai kearifan lokal yang diadakan di tengah padatnya jadwal tahapan Pemilu 2024.

“Festival Budaya Bawaslu itu keren. Di tengah kontestasi pemilu yang kompetitif, Bawaslu Siak mengajak kita semua untuk kembali kepada kesejatian kita sebagai bangsa yang berbudaya,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, dia juga turut membubuhkan tanda tangan bersama dengan pejabat pimpinan daerah setempat sebagai wujud komitmen Bawaslu, khususnya di wilayah Kabupaten Siak dalam menolak politik uang dan politisasi SARA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here