Home Nasional Soal Dukungan Jokowi, Ganjar: Beliau Mendorong Saya untuk Maju Capres dari Awal

Soal Dukungan Jokowi, Ganjar: Beliau Mendorong Saya untuk Maju Capres dari Awal

26
0

Pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD tampil dalam acara Kick Kontroversi yang ditayangkan Metro TV, (28/10/2023).

Dalam acara tersebut muncul pertanyaan menarik mengenai dukungan Presiden Jokowi terhadap pasangan ini terutama jika mengingat Gibran yang sekarang berada di posisi berseberangan dengan Ganjar-Mahfud.

Kondisi tersebut tentunya bisa memberikan pengaruh terhadap duet Ganjar-Mahfud dalam kontestasi Pemilu 2024 yang akan datang.

“Sebenarnya Anda berdua tidak mendapatkan dukungan dari Jokowi, suka atau tidak suka,” buka pembawa acara Andi F.Noya.

“Keadaan ini terlihat ketika peristiwa U-20. Anda tidak setuju karena adanya tim dari Israel. Padahal Pak Jokowi begitu bersemangat untuk menyelenggarakan, disitu dia kecewa dengan Anda. Apakah Anda tahu bahwa itu awal mula dia merasa Anda tidak bersama dia lagi,” tanya Andi.

Merespon pertanyaan tersebut, Ganjar dengan tenang menjawab. “Tidak. Karena saya sudah klarifikasi ke beliau dan saya sudah tahu kira-kira bulan April saya sudah statement, mana yang siap mana yang tidak, dan akan ada pertukaran dari U-20 ke U-17 dan sudah saya omongkan sejak bulan April.”

“Bahwa mungkin beliau ada kekecewaannya bisa jadi, tapi saya klarifikasi ke beliau dan beliau tidak ada masalah,” jelas Ganjar.

Selanjutnya, Andi Noya juga menanyakan seputar deklarasi Ganjar sebagai capres namun tidak melibatkan Jokowi.

“Seingat saya beliau mendorong saya untuk maju capres dari awal, dan pada saat itu tentu saja akhirnya saya di-capres-kan,” kata Ganjar.

“Kalau beliau mendorong saya jadi capres kemudian PDI Perjuangan melalui Ibu Megawati memutuskan, klop dong permintaannya, kami sama-sama kader PDI Perjuangan,” ujar Ganjar.

“Dan pada saat itu tanggal 20 malam saya sempat komunikasi dengan beliau dan beliau akan hadir pada pagi harinya. Dan akhirnya beliau hadir,” ungkap Ganjar.

“Kalau beliau hadir dan kita bareng-bareng, maka pasti diajak bicara. Kalau tidak diajak bicara, katakan ini, beliau sedih, sakit hati, saya kira beliau tidak akan datang,” sambungnya.

“Bahkan saat pulang ke bandara saya membersamai. Pulang dari bandara ke Solo kami membersamai, sholat Idul Fitri kami masih bersama. Jadi rasa-rasanya Bu Mega dan Pak Jokowi punya komunikasi yang intens diluar yang ada saya loh,” jelas Ganjar.

Andi Noya juga menanyakan, “Pada faktanya saat ini Gibran mendampingi Prabowo, Kaesang pindah ke PSI dan menjadi ketua umum. Kemudian ada Projo yang mendukung pihak sana. Itu sebenarnya tanda-tanda kalau Anda berdua sudah ditinggalkan. Masih PD kah Anda bahwa Anda didukung Pak Jokowi?”

“Sampai pada titik nantinya kami akan lihat. Tapi kalau soal dukungan, rasanya relawan lebih banyak di Ganjar sekarang. Ini yang datang representasinya sudah puluhan, jauh lebih banyak. Dengan segala risiko kita menghormati pilihan siapapun dia,” kata Ganjar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here