Home Politik KH Muhyidin Ishaq Rais Syuriah PWNU DKI Jakarta Sebut Ganjar Representasi Anshor

KH Muhyidin Ishaq Rais Syuriah PWNU DKI Jakarta Sebut Ganjar Representasi Anshor

56
0

Ganjar Pranowo temui Rais Syuriah PWNU DKI Jakarta KH Muhyidin Ishaq pada Minggu (29/10/2023) sore, calon presiden (Capres) yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo) & Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu bersilaturahmi ke Ponpesnya.

Setibanya di Pondok Pesantren Miftahul Ulum di kawasan Jakarta Selatan, sekitar pukul 15.00 WIB, Ganjar disambut marching band para santri ponpes. Tampak pula ulama dan tokoh NU lain seperti KH Taufik Damas dan Ketua DPW PPP Jakarta, Saiful Rahmat Dasuki.

Kemudian Ganjar bergegas langsung masuk ke kediaman KH Muhyidin untuk melaksanakan Salat Ashar berjamaah. Setelah itu mereka melakukan pertemuan tertutup di mana momen tersebut Ganjar menerima rompi berlogo NU.

Rampung pertemuan tertutup, Ganjar didampingi KH Muhyidin menemui para santriwan-santriwati. Keduanya pun berkelakar soal panggilan baru Ganjar dari KH Muhyidin. “Kita sematkan nama baru, Gus Im. Jangan tanya artinya. Itu rahasia,” ujarnya.

Sebagaimana umumnya ulama NU yang gemar bergurau, KH Muhyidin juga menyebut Ganjar adalah representasi Anshor. “Beliau ini Anshor, karena ada GP, karena Ansor enggak ada GP-nya enggak asik,” katanya membuat suasana menjadi ger-geran.

Dia menuturkan, panggilan Gus untuk Ganjar juga karena latarbelakang yang kuat yakni Ganjar merupakan menantu dari ulama NU kenamaan di Purbalingga. “Jadi kita enggak salah. Bukan sekadar Pak Mahfudnya saja, Pak Ganjar NU-nya tidak diragukan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Muhyidin mengatakan, pertemuan itu sarat makna. Ia secara khusus mengenakan koko berwarna putih dan sarung hitam. Mencerminkan sosok Ganjar yang jelas tak pernah abu-abu.

“Maka saya titipkan negara bangsa kita ke Gus Im kita ke depan. Termasuk untuk penegakan hukum, supaya ada kepastian hukum, supaya investor datang ramai-ramai ke sini untuk bisa kembangkan dan pulihkan ekonomi lebih maju,” kata Muhyidin.

Sementara itu bacapres Ganjar Pranowo menjelaskan pertemuan itu sebagai bagian dari penghormatannya kepada NU. Ia senang karena mendapat banyak masukan dari para tokoh. “Jadi Alhamdulillah mudah-mudahan kita bisa berkolaborasi dengan baik,” kata Ganjar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here