Home Nasional Presiden Jokowi Kunjungi Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Terbesar di Asia Tenggara

Presiden Jokowi Kunjungi Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Terbesar di Asia Tenggara

29
0

Salah satu bagian dalam ekosistem kendaraan listrik yaitu baterai yang menjadi sumber penggerak kendaraan listrik. Tanpa baterai tidak akan ada kendaraan listrik.

Indonesia yang tengah mempersiapkan dirinya menyambut era elektrifikasi mulai membuka diri dengan memberikan kesempatan besar bagi berbagai pihak untuk berinvestasi dalam produksi baterai untuk kendaraan listrik.

Terkait hal tersebut, Indonesia menjadi tempat produksi sel baterai yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Hyundai LG Industry (HLI) Green Power di Kabupater Karawang, Jawa Barat.

Presiden Jokowi berkesempatan meninjau langsung pabrik baterai mobil listrik yang merupakan pabrik sel baterai pertama dan terbesar di Asia Tenggara yang akan mulai berproduksi pada awal tahun depan.

“Ya tadi yang PT HLI Green Power nanti mulai awal tahun akan sudah memproduksi 30 juta baterai sel yang itu akan bisa digunakan untuk memproduksi kurang lebih 180 ribu mobil, itu terbesar di Asia Tenggara,” ujar Presiden Jokowi di Karawang, (14/9/2023).

Menurut Presiden, pabrik tersebut merupakan bagian dari pembangunan ekosistem besar kendaraan listrik (EV) yang digaungkan pemerintah. Dengan terbangunnya ekosistem besar tersebut, diharapkan Indonesia bisa masuk ke rantai pasok global kendaraan listrik.

Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pabrik tersebut kini mulai melakukan uji coba produksi sejak dilakukan pencanangan pembangunan (groundbreaking) tepat dua tahun yang lalu.

“Alhamdulillah dua tahun yang lalu–tepatnya hari ini–kita melakukan groundbreaking terhadap pembangunan baterai mobil, sel baterai, dan dua tahun kemudian ini sudah jadi,” ujar Bahlil.

“Sekarang produknya sudah ada, sekarang sedang terjadi trial and error, mungkin bulan Maret tahun depan sudah berproduksi,” lanjutnya.

Menurut Bahlil, pabrik tersebut telah menerapkan teknologi terbaru dari LG dalam produksinya. Dari lima pabrik milik LG di dunia, pabrik yang menggunakan teknologi terbaru adalah pabrik di Indonesia.

Bahlil juga menjelaskan bahwa kunjungan Presiden Jokowi dilakukan untuk meninjau tahap kedua ekspansi produksi pabrik tersebut sebesar 20 GWh. Jika pabrik tersebut telah terbangun, kata Bahlil, kapasitas produksinya menjadi sebesar 30 GWh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here