Home Nasional Pertamina Bina Medika Siapkan Puluhan Ambulance di KTT ASEAN

Pertamina Bina Medika Siapkan Puluhan Ambulance di KTT ASEAN

34
0

Mendukung gelaran KTT ASEAN di Jakarta, PT Pertamina Bina Medika-Indonesia Healtcare Corporation (IHC) melepas sekitar 30 ambulance dan mini ICU untuk mengawal event internasional tersebut.

Sebanyak 16 unit ambulance rescue disiapkan dari rumah sakit yang tergabung dalam IHC Group, dan 14 lainnya merupakan sinergi stakeholder dan private sector.

Seremoni pelepasan ambulance untuk melaksanakan tugasnya mendukung KTT ASEAN dilakukan oleh direktur Pertamina Bina Medika beserta jajaran, Kementerian Sekretariat Negara, Satgas Medis dan stakeholder lainnya, (3/9/2023).

Setiap unit ambulance rescue terdiri dari 1 dokter umum advance dan 2 perawat advance yang terlatih menangani kegawatdaruratan.

Selain itu, IHC juga menyediakan unit peralatan Mini ICU di beberapa titik lokasi Venue KTT ASEAN, penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kesehatan dokter spesialis jantung, bedah, internis, anestesi, syaraf, dan lainnya.

Sebelum dilakukan pelepasan, puluhan ambulance tersebut telah melalui pengecekan steril dari Kementerian Sekretariat Negara untuk memastikan semua unit termasuk peralatan medis dan pengobatan sudah memenuhi persyaratan kelengkapan.

Pada kesempatan yang sama, dr. Hotlan Parlin, MKK, KaBag Pelayanan Kesehatan Kementerian Sekretariat Negara menyampaikan terima kasih kepada IHC karena telah berkolaborasi untuk mendukung kegiatan KTT ke-43 ASEAN.

Selain itu, Wadansatgas Medis TNI KTT ASEAN Kol.ckm dr. Ichsan Firdaus Sp.KJ. Mkes menambahkan, untuk pengamanan KTT ASEAN salah satunya adalah satgas medis yang akan bertugas memonitor, mengolaborasikan, mengoordinasikan seluruh pergerakan maupun kegiatan yang berkaitan dengan rangkaian KTT ke-43 ASEAN.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menyatakan bahwa sebagai BUMN Pertamina melibatkan anak usahanya untuk melayani undangan dalam KTT ASEAN.

“Momentum tersebut sangat penting dan merupakan pilar episentrum pertumbuhan ekonomi ASEAN,” ujar Fadjar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here