Home Nasional Menteri Bahlil Lahadalia Tampung Aspirasi Rakyat Rempang Galang, Konflik Berakhir

Menteri Bahlil Lahadalia Tampung Aspirasi Rakyat Rempang Galang, Konflik Berakhir

19
0

Kedatangan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia untuk bertemu dengan warga Rempang Galang menghasilkan titik terang terkait kondisi di wilayah tersebut.

Menyusul kericuhan yang terjadi sebelumnya antara aparat keamanan dengan warga Rempang Galang, Presiden Jokowi mengutus Menteri Investasi/Kepala BKPM untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di sana.

Dalam kunjungannya, Bahlil bertemu dengan para perwakilan setiap Kampung Tua yang terhimpun dalam wadah Kekerabatan Warga Tempatan (KERAMAT) serta seluruh stake holder yang ada di Rempang Galang, Senin, (18/9/2023).

Dari pertemuan tersebut, akhirnya disepakati beberapa hal, diantaranya: Pertama, rencana relokasi ke luar pulau tidak jadi, konsepnya menjadi ada beberapa kampung yang posisinya digeser atau pengerucutan wilayah kampung menjadi satu area dan tetap di Pulau Rempang.

Kedua, ganti untung terhadap warga tetap dilaksanakan pemerintah sesuai peraturan. Kesepakatan ini merupakan hasil musyawarah bersama.

“Kami dari Barikade 98 Kepulauan Riau (Kepri) merasa puas dengan hasil musyawarah ini, karena sejak terjadinya bentrokan warga dengan aparat kami langsung masuk untuk mengadvokasi warga dan menginvestigasi masalah yang sebenarnya,” ujar Ketua Barikade 98 Kepri Rahmad Kurniawan.

Lebih lanjut, Rahmad menjelaskan Barikade 98 Kepri berjuang untuk menginisiasi pertemuan atau dialog antara pihak pusat dalam hal ini Mabes Polri dengan warga Rempang Galang.

“Hasil investigasi di lapangan, kami mendapatkan data bahwa memang sosialisasi tidak berjalan sehingga mendapat respon perlawanan dari warga,” jelas Rahmad yang menilai buruknya komunikasi pihak pemerintah daerah inilah yang menyebabkan konflik itu pecah.

“Padahal pada saat situasi tegang kami Barikade 98 coba menginisiasi dialog warga berhasil, dalam hal ini pihak KERAMAT dan pihak Mabes Polri pada Jumat 15 September 2003,” paparnya.

Selanjutnya, dilangsungkan dialog warga dengan Menteri Bahlil pada Senin, 18/09/2023 di kediaman kepala KERAMAT yaitu Bapak Gerisman yang akhirnya menemukan solusi terbaik dan progresif.

“Artinya bahwa ada ketersumbatan informasi dan aspirasi yang sesungguhnya dari warga untuk pemerintah pusat. Informasi ke pusat selama ini ‘asal bapak senang’ (ABS), tapi faktanya ada perlawanan dari warga,” ungkap Rahmad.

Rahmad menjelaskan, bahwa pertemuan dialog antara warga dengan Menteri Bahlil merupakan kemajuan. Dirinya menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan KERAMAT yaitu Bapak Gerisman (Ketua), Pak Suhardi (Humas), dan Pak Rizal (Korlap).

“Juga kepada pihak Mabes Polri yaitu Kabaintelkam dan tim yang sudah dengan rela menyediakan waktu tenaga dan pikiran untuk mendengar dan mengawal aspirasi warga sampai ke tingkat atas sehingga terjadinya dialog warga dengan Menteri Bahlil,” tambahnya.

“Saya percaya bahwa sebagai anak bangsa kita pasti ingin yang terbaik untuk rakyat dan negara,” ujar Rahmad.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here