Home Ekonomi Bisnis Ekspor Ikan Hias Terus Meningkat, Indonesia Kini Peringkat Kedua Setelah Jepang

Bisnis Ekspor Ikan Hias Terus Meningkat, Indonesia Kini Peringkat Kedua Setelah Jepang

49
0

Pertumbuhan ekonomi di sektor usaha ikan hias dan turunannya mengalami peningkatan ekspor dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Hal tersebut disampaikan Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Budi Sulistiyo saat berbicara di Indonesia International Pet Expo (IIPE) yang digelar 1-3 September 2023.

Budi menjelaskan bahwa saat ini budidaya ikan hias menjadi salah satu peluang ekonomi yang sangat potensial untuk dikembangkan oleh masyarakat.

“Ikan hias ini dari hobi bisa menghasilkan ekonomi. Tidak hanya untuk memenuhi pasar domestik, tetapi juga untuk pasar ekspor,” tambahnya.

Budi memaparkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Ditjen PDSPKP menunjukkan peningkatan ekspor ikan hias dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.

Tahun 2020 misalnya, nilai ekspor ikan hias Indonesia mencapai USD30,76 juta (Rp447,78 miliar) dan menjadi USD34,55 juta (Rp494,47 miliar) di tahun 2021. Angka tersebut kemudian meningkat kembali menjadi USD36,43 juta (Rp542,91 miliar) pada tahun 2022.

Peningkatan ekspor ikan hias Indonesia tersebut telah mendudukan Indonesia pada peringkat ke-2 eksportir ikan hias global, lompat dari posisi tahun sebelumnya yang berada di peringkat ke-5.

Menurut data ITC Trademap yang diolah Ditjen PDSPKP, pada tahun 2022 market share Indonsia di pasar ikan hias global mencapai 11,35% meningkat dari market share tahun sebelumnya yang hanya mencapai 8,70%.

Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi biru yang diusung KKP telah mendorong Indonesia untuk menjadi eksportir terbesar ikan hias di dunia, yang saat ini masih dipegang oleh Jepang dengan nilai USD48,95 juta (share 15,25%).

“Ini adalah kesempatan kita karena kebijakan mendukung, serta potensi dan pasarnya ada, seperti terlihat dari angkanya yang terus meningkat,” sambungnya.

Selain itu, Budi menegaskan bahwa KKP telah menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2021 yang menetapkan ikan Arwana Super Red atau Scleropages formosus sebagai maskot ikan hias nasional.

“Sebenarnya banyak jenis hewan peliharaan asli Indonesia, dan untuk ikan hias, KKP telah menjadikan ikan arwana super red sebagai maskot ikan hias nasional,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here