Home Nasional Tidak Cukup Minta Maaf, Rocky Gerung Juga Harus Mencabut Pernyataan Penghinaannya kepada...

Tidak Cukup Minta Maaf, Rocky Gerung Juga Harus Mencabut Pernyataan Penghinaannya kepada Presiden Jokowi

33
0

Para relawan dan masyarakat yang geram dengan perilaku Rocky Gerung yang menghina Presiden Joko Widodo lewat video yang viral beberapa waktu lalu terus melakukan aksi untuk mendesak pihak kepolisian agar segera menangkap Rocky Gerung.

Dalam seruan nasionalnya, Benny Rhamdani, Ketua Umum Barikade 98 menyampaikan agar seluruh organ relawan dan masyarakat untuk terus merapatkan barisan dan terus bergerak untuk mendesak agar Rocky Gerung segera ditangkap polisi.

“Kawan-kawan, terus rapatkan barisan. Tetap dan teruslah bergerak. Naikkan eskalasi gerakan. Jaga stamina di lapangan,” ujar Benny di Sekretariat Barikade 98, Jakarta, (4/8/2023).

Menurut Benny, pernyataan Rocky Gerung dalam konferensi pers hari ini (4/8/2023) di Jakarta, sama sekali tidak menyentuh subtansi atau akar masalah pokok dan mendasar.

“Dia hanya meminta maaf atas tindakannya yang telah membuat gaduh dan menimbulkan perselisihan,” tegas Benny.

“Bahwa pernyataan permintaan maafnya membuka kedok aslinya bahwa dialah bajingan pengecut sesungguhnya itu benar,” kata Benny.

“Tapi dia masih bermain dengan untuk tidak mengakui bahwa pernyataan ‘Bajingan Tolol’ dan ‘Bajingan Pengecut’ yang ditujukan kepada Presiden Jokowi itulah sesungguhnya yang harus dia akui sebagai kesalahan besar,” tambah Benny.

“Sehingga, kita tidak bisa menerima permintaan maaf jika hanya karena alasan bahwa pernyataanya telah menimbulkan kegaduhan dan keonaran,” sambung Benny.

“Oleh karena itu, kita menuntut Rocky Gerung untuk mengaku bersalah atas penghinaan yang dilakukannya kepada Presiden Jokowi dengan kata-kata yang tidak pantas, serta mencabut kata-kata penghinaan yang telah diucapkannya,” tegas Benny.

“Dia juga harus meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia karena atas perbuatannya telah melahirkan ketersinggungan publik dan menyebabkan kegaduhan dan keonaran ditengah-tengah masyarakat Indonesia,” pungkas Benny.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here