Home Olahraga Ketum PSSI Erick Thohir Sampaikan Pesan Presiden Jokowi kepada Asprov Se-Indonesia

Ketum PSSI Erick Thohir Sampaikan Pesan Presiden Jokowi kepada Asprov Se-Indonesia

25
0

Kepedulian Presiden Jokowi pada dunia sepakbola tanah air direalisasikan dengan meminta adanya revisi aturan mengenai dana APBD yang bisa digunakan untuk Liga 3.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat mengadakan kegiatan workshop dengan 34 Asosiasi Provinsi yang ada di Indonesia.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Presiden yang sudah memimpin rapat transformasi sepakbola di Istana Bogor waktu itu,” ujar Erick Thohir di Jakarta, (15/8/2023).

“Bapak Presiden mendorong beberapa hal, pertama adalah Bapak Presiden meminta Pak Mendagri untuk merevisi aturan dana APBD bisa dipakai untuk Liga 3,” kata Erick Thohir, dikutip dari laman resmi PSSI.

Erick Thohir juga menyebut Presiden Jokowi meminta Kementerian Keuangan dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, untuk mengalokasikan dana khusus mulai tahun depan. Dana itu akan digunakan untuk perbaikan lapangan di desa-desa.

“Bapak Presiden juga duduk bersama antara Kementerian Keuangan dan Desa untuk juga ada alokasi dana untuk tahun depan bagaimana bisa dimudahkan untuk akses perbaikan lapangan sepak bola di desa-desa,” ucap Erick Thohir.

Adapun poin ketiga adalah Presiden Jokowi ingin beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bisa dimulai dari usia 14 tahun. Nantinya, itu bisa digunakan para atlet sepak bola.

“Ketiga, Kemenkeu bersama Menko PMK juga diminta untuk menyiapkan LPDP atlet. Di mana bisa dimulai dari usia 14, ini tentu ada hubungannya dengan sepakbola. Tentu akses dana LPDP bisa digunakan untuk sepakbola,” jelas Erick Thohir.

Poin keempat adalah, PSSI dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) siap membuat program untuk meningkatkan jumlah wasit dan pelatih sepakbola di Indonesia.

Nantinya, kata Erick, wasit dan pelatih ini akan disiapkan dari guru-guru olahraga di sekolah yang akan ditugaskan sesuai strata masing-masing.

“Keempat, kami akan mensinkronisasikan dengan Kemendiknas untuk membuat program melipatgandakan jumlah wasit dan pelatih,” imbuh Erick.

“Artinya, guru-guru olahraga di Indonesia yang berminat untuk menjadi pelatih atau wasit sepakbola akan kami daftarkan dan training bersama FIFA,” ucap Erick Thohir.

“Hingga nanti jumlah dari wasit dan pelatih nasional tidak seperti hari ini, yang jumlahnya sangat sedikit,” katanya.

“Nanti, guru-guru SD bisa memilih menjadi pelatih sepak bola untuk strata yang SD atau yang muda. Kalau guru sekolah ingin menjadi wasit yang strata SMA dia bisa untuk remaja,” ucap Erick Thohir.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada presiden karena cintanya untuk sepakbola tidak perlu dipertanyakan karena itu kita melakukan informasi kepada asprov-asprov bahwa ini harus digulirkan,” jelas Erick Thohir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here