Home Nasional Kado Persembahan HUT ke-78 RI, Indonesia Pecahkan Rekor Pergelaran Angklung Terbesar di...

Kado Persembahan HUT ke-78 RI, Indonesia Pecahkan Rekor Pergelaran Angklung Terbesar di Dunia

64
0

Indonesia memecahkan rekor dunia pergelaran angklung yang dicatat Guinness World Records (GWR) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (05/08/2023).

Dengan diikuti oleh peserta terbanyak 15.110 orang, rekor sebelumnya yang telah dicatat Guinness World Records di Monumen Washington, Washington D.C., pada 9 Juli 2011 akhirnya pecah. Saat itu peserta yang ikut pergelaran angklung itu tercatat 5.182 peserta.

Sonia Usirogochi perwakilan dari Guinnes Worl Records mengatakan rekor dunia untuk pergelaran angklung terbesar berhasil dicatat oleh pihak Guinness World Records di Stadion GBK tersebut.

“Saya dapat memastikan bahwa dengan 15.110 peserta Indonesia telah mencapai (pemecahan rekor),” ujar penilai resmi GWR, Sonia Usirogochi, dikutip dari Setkab.

Sebelumnya, rekor dunia untuk pergelaran angklung terbesar tercipta di Monumen Washington, Washington DC, Amerika Serikat, pada 9 Juli 2011.

“Di Indonesia per bulan lalu, Indonesia memiliki 124 Guinness World Record. Jakarta punya 13 rekor,” ungkap Sonia.

Sertifikat rekor dunia diserahkan kepada Tri Suswati Tito Karnavian.

Ia merupakan Ketua Umum Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) sekaligus ketua panitia pergelaran.

Sertifikat selanjutnya diserahkan kepada Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi).

Sebelumnya, ribuan pemain angklung yang ikut dalam pergelaran bertajuk The Largest Angklung Ensemble in World.

Dipandu oleh Saung Angklung Udjo, peserta yang ikut dalam pergelaran angklung bertajuk ‘The Largest Angklung Ensemble in World’ tersebut, menyanyikan lagu nasional Berkibarlah Benderaku ciptaan Ibu Sud.

Kemudian berlanjut dengan membawakan lagu internasional Wind of Change yang dipopulerkan oleh grup musik Scorpions.

Ibu Iriana Joko Widodo dan Ibu Wury Ma’ruf Amin turut memainkan alat musik yang berasal dari daerah Jawa Barat tersebut.

Selain itu, terdapat juga anggota OASE KIM, para pegawai negeri sipil dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) sejumlah kementerian/lembaga, TNI-Polri, organisasi wanita, sekolah kedinasan, pelajar, dan lain-lain.

Sementara itu Tri Tito Karnavian, dalam sambutannya menyampaikan upaya pemecahan rekor dunia ini merupakan persembahan untuk HUT ke-78 kemerdekaan RI.

“Kami bertekad ini menjadi persembahan hadiah ulang tahun ke-78 Republik Indonesia tahun 2023,” ujar Tri.

Selain itu, kata Tri, kegiatan yang diinisiasi oleh OASE KIM ini bertujuan untuk untuk meningkatkan rasa kecintaan terhadap budaya Indonesia yang direpresentasikan melalui pergelaran angklung terbesar di dunia.

Pergelaran ini sudah direncanakan dari tahun lalu dan para peserta telah berlatih selama tiga bulan.

“Kiranya, setelah upaya ini angklung akan terus bangkit, semakin dicintai semua generasi, dan menjadi bagian dari seni musik tidak hanya di daerah asalnya Jawa Barat dan negara Indonesia tapi bergaung di seluruh dunia,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here