Home Nasional Ketua Bawaslu Himbau Jangan Menjelek-jelekan Calon pada Pemilu 2024

Ketua Bawaslu Himbau Jangan Menjelek-jelekan Calon pada Pemilu 2024

21
0

Memasuki semester kedua tahun 2023 suhu politik di Tanah Air diperkirakan bakal mulai menghangat. Kontestasi menjelang Pemilu yang akan digelar pada Februari 2024 bakal semakin tajam.

Menjelang tahun politik, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja berharap seluruh elemen masyarakat menjaga keharmonisan pelaksanaan Pemilu 2024 agar berjalan damai. Untuk itu, dia menghimbau untuk tidak menjelek-jelekkan calon lain, baik saat pemilu atau pemilihan.

“Kita harus bersama-sama bertanggungjawab, siapapun nanti yang akan bertarung, tolong menjaga keharmonisan yang ada,” ujar Bagja saat menjadi narasumber Senandung Pemilu Damai yang diselenggarakan Kemenko Polhukam RI.

“Mengkritik boleh, tetapi tidak boleh menjelek-jelekkan, adu argumentasi boleh, tanpa harus saling menjatuhkan,” kata Bagja.

Bagja meyakini, siapapun yang akan menjadi calon pemimpin nanti merupakan putra/putri terbaik bangsa yang rela mengorbankan seluruh waktu dan kepentingannya untuk negara ataupun daerahnya.

Bagja juga menjelaskan saat ini peserta pemilu diperkenankan melakukan sosialisasi, hanya saja ada batasannya yakni tidak boleh ada ajakan. Hal itu bertujuan agar masyarakat mengetahui saat ini sudah memasuki tahapan pemilu.

“Spanduk baliho silakan. Namun, ini belum masa kampanye tidak boleh mengajak. Pilihlah saya, itu tidak membolehkan itu batasannya,” tegas Bagja.

Pegiat Pemilu Titi Anggraini menyatakan senandung pemilu damai bisa diwujudkan dalam lima hal yakni pertama, kerangka pemilunya mendukung. Kedua penyelenggara pemilu berintergritas, ketiga, peserta pemilu kompetitif.

“Bukan saling membenarkan perilaku melanggar, tetapi saling mengawasi karena paling efektif adalah kontrol sesama peserta,” kata Titi.

Keempat, pemilih berdaya dan kelima yakni penegakan hukum yang efektif. “Lima hal itu akan mewujudkan senandung pemilu damai,” ujarnya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD mengajak masyarakat menyambut Pemilu 2024 dengan damai. Tidak hanya damai, kata dia, pemilu juga harus lancar dan berintegritas.

“Untuk menuju pemilu damai maka terlebih dahulu kita harus peka dan sigap untuk mengatasi berbagai indikasi kerawanan dalam penyelenggaraan pemilu, yang nantinya bisa mengganggu jalannya tahapan pemilu,” ujar Mahfud MD.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here