Home Nasional Jokowi: Persaingan Politik Jangan sampai Hambat Program Pemerintah

Jokowi: Persaingan Politik Jangan sampai Hambat Program Pemerintah

15
0

Pertarungan politik akan sangat menentukan peta persaingan semakin tajam oleh karenanya sepanjang proses dalam menentukan arah untuk meraih dukungan agar bisa memenangkan kontestasi tersebut dapat berjalan dengan baik.

Diharapkan tanpa memberikan dampak yang mengganggu pada program pemerintah seperti pembangunan baik infrastruktur dan hilirisasi industri diberbagai bidang yang sedang berjalan.

Utamakan kepentingan umum dan nasional agar tetap menjadi prioritas diatas segalanya.

Terkait hal itu Presiden Joko Widodo mengingatkan seluruh jajarannya untuk tetap waspada dalam menghadapi situasi global yang masih tidak stabil.

Jokowi mengatakan, persaingan politik tidak boleh menghambat program pemerintah. Kepentingan masyarakat dan nasional harus diutamakan.

Hal ini ia sampaikan ketika membuka Sidang Kabinet Paripurna terkait laporan semester I pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 di Istana Negara, Jakarta, Senin (3/7/2023).

“Utamakan kepentingan masyarakat dan kepentingan nasional, jangan sampai karena ada persaingan politik program pemerintah menjadi terhambat,” kata Jokowi, Senin.

Jokowi pun berpesan kepada jajarannya untuk mengantisipasi dan memproyeksikan agar pendapatan negara tidak terganggu meski pendapatan negara di semester I 2023 masih baik.

“Kalau kita lihat penerimaan pajak tidak setinggi tahun lalu, penerimaan kepabeanan dan PNPB juga terpengaruh karena harga komoditas yang tidak setinggi tahun lalu. Oleh sebab itu, kita agar paham resiko dan semuanya harus kita kelola sebaik mungkin,” kata dia.

Jokowi mengatakan, meski pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif baik, situasi di paruh ke 2023 juga tidak mudah karena lingkungan global yang masih tidak stabil dan ketegangan geopolitik yang masih berlangsung.

Ia menyebutkan, hal ini berimbas pada pertumbuhan ekonomi dan aktivitas perdagangan yang melemah.

“Kelihatan ekspor kita juga menurun, kemudian berbagai lembaga internasional memprediksi perlambatan ekonomi global, ini juga harus betul-betul kita lihat,” ujar Jokowi.

Ia menuturkan, ada sejumlah indikator yang mesti diwaspadai, yakni kenaikan tingkat suku bunga global, inflasi global yang masih relatif tinggi, serta fragmentasi perdagangan global yang menghambat kerja sama multilateral.

“Berbagai indikator dini untuk konsumsi dan produksi menunjukkan situasi yang mix, ada yang positif namun juga ada yang melemah ini juga kita harus melihat secara hati-hati,” kata Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here