Menperin Agus Gumiwang saat mengunjungi pabrik Toyota di Karawang. (Foto; TMMIN)

Dalam peluncuran dan ekspor perdana Toyota Yaris Cross di pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengapresiasi upaya yang dilakukan Toyota selama ini.

Menurut Menperin selama lebih dari 50 tahun keberadaan Toyota di Indonesia, pabrikan Jepang ini telah memberikan kontribusi dalam investasi serta serapan tenaga kerja.

“Investasi sampai dengan tahun 2022 sebesar Rp77,9 triliun dengan komitmen tambahan investasi sebesar Rp27,1 triliun hingga 2026. Total jumlah tenaga kerja saat ini telah mencapai 8.003 karyawan,” ujar Menperin.

Sementara, lanjut Menperin, ekspor Toyota pada periode Januari sampai April 2023 mecapai 40.754 unit CBU dengan total ekspor secara kumulatif sampai dengan 2023 mencapai lebih dari 2 juta unit CBU ke lebih dari 100 negara.

Baca Juga  Resmikan Kereta Cepat Whoosh, Jokowi: Jangan Alergi Kritik, Terus Belajar

“Kapasitas produksi per tahun mencapai 320 ribu unit kendaraan serta 440 ribu unit engine dan part yang diproduksi pada 4 pabrik di Karawang dan Sunter,” jelas Menperin.

Yaris Cross merupakan model kedua rakitan PT TMMIN setelah sebelumnya memproduksi Kijang Innova Zenix yang juga diekspor ke 7 negara.

“Upaya Toyota untuk mengekspor Yaris Cross versi bensin dan HEV sebanyak 23.400 unit ke negara di Amerika Latin dan Asia diharapkan terus meningkat,” ujar Menperin.

Menperin juga mengapresiasi Toyota Indonesia yang telah menggunakan komponen lokal mencapai 80 persen dengan melibatkan 116 supplier lokal.

Toyota Yaris Cross diniagakan dengan banderol harga on the road Jakarta mulai dari Rp351 juta hingga Rp449.950.000.

Baca Juga  OLX IMX 2023 Digelar, Rangkul Stakeholder Industri Otomotif dan Modifikasi Nasional

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here