Home Nasional Potensi Reshuffle Menteri dari NasDem, Jokowi: Ya Bisa Saja

Potensi Reshuffle Menteri dari NasDem, Jokowi: Ya Bisa Saja

19
0

Kabar potensi adanya perombakan kabinet atau reshuffle kembali dilontarkan Presiden Joko Widodo. Jokowi spesifik menjawab pertanyaan mengenai potensi penggantian Menteri dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Hubungan Partai NasDem dengan Presiden Jokowi berada di titik terendah. Sebagai koalisi pemerintah, NasDem tak lagi diajak dalam rapat koalisi di Istana.

Saat disinggung apakah ada rencana reshuffle menteri dari Partai NasDem, Jokowi mengatakan hal itu bisa saja terjadi.

“Ya bisa saja,” kata Jokowi usai penanaman Mangrove secara nasional tahun 2023 di Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, Jakarta Utara, Senin (15/5/2023).

Selain itu juga beredar kabar rencana penggantian Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate juga santer pasca pemeriksaan dirinya pada kasus korupsi Infrastruktur BTS 4G pendukung paket 1,2,3,4,5 Kominfo Tahun 2020 – 2022 yang memberikan kerugian negara mencapai Rp 8 triliun.

Diketahui juga Presiden Joko Widodo tidak mengundang Surya Paloh, dalam pertemuan dengan Ketua Umum Parpol pendukung pemerintah di Istana Kepresidenan. Bahkan Jokowi juga terang-terangan mengaku memang tidak mengundang Pengusaha Media Group ini.

Kendati begitu, dia tak menyebut kapan reshuffle kabinet akan dilakukan. Tercatat, ada tiga menteri Partai NasDem yang duduk di kabinet yakni, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G.Plate, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Hubungan Presiden Jokowi dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memang dikabarkan merenggang pasca deklarasi Anies Baswedan diusung menjadi Calon Presiden 2024.

Jokowi sendiri menyebut hubungan dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh biasa saja. Namun, dia belum berencana bertemu Surya Paloh dalam waktu dekat.

“Belum ada (rencana),” ucap Jokowi

Sebelumnya, Presiden Jokowi menjelaskan alasan tak mengundang Partai NasDem dalam pertemuan ketua umum (ketum) partai politik (parpol) koalisi pemerintah di Istana Merdeka Jakarta, Selasa 2 Mei 2023.

Hal ini, kata dia, karena Partai NasDem sudah memiliki koalisi sendiri di Pilpres 2024.

“Ya memang (NasDem) tidak diundang. NasDem itu ya, kita bicara apa adanya ya. Kan sudah memiliki koalisi sendiri,” kata Jokowi kepada wartawan di Sarinah Jakarta, Kamis (4/5/2023).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here