Home Nasional Kunjungi Sumatera Utara, Presiden Jokowi Tinjau Ratusan Kilometer Jalan Rusak

Kunjungi Sumatera Utara, Presiden Jokowi Tinjau Ratusan Kilometer Jalan Rusak

22
0

Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sumatera Utara, Presiden Jokowi juga meninjau kondisi infrastruktur jalan Gunting Saga di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Presiden Jokowi juga menginformasikan, sedikitnya 260 km jalan nasional di Provinsi Sumatera Utara berada dalam kondisi rusak.

“Yang kita lihat di Provinsi Sumatera Utara ini jalan nasional ada 2.600 (kilometer), yang rusak kira-kira 260-an (kilometer), ini jalan nasional,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media di Desa Sialang Taji, (17/5/2023).

Sementara itu untuk jalan provinsi, dari total panjang jalan 3.005 kilometer, 340 kilometer di antaranya memerlukan perbaikan. Adapun untuk jalan kabupaten, dari 33.000 kilometer jalan, 13.000 kilometer di antaranya juga dalam kondisi rusak.

“Jalan kabupaten, nah ini banyak yang rusak, dari 33.000 kilometer di Sumatera Utara, yang rusak kira-kira 13.000 kilometer, salah satunya ini yang kita lihat di Labuhanbatu Utara,” ungkapnya.

Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah pusat akan segera memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak tersebut mulai Juli 2023. Perbaikan juga akan dibagi dengan pemerintah daerah sesuai dengan penanggung jawab masing-masing ruas jalan.

“Semua yang di Sumatera Utara tetap semua kita bagi, ada yang dikerjakan oleh Pak Gubernur, ada yang dikerjakan Pak Bupati, ada yang diambil alih oleh pusat yang kira-kira provinsi, kabupaten atau kota tidak memiliki kemampuan untuk mengerjakan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa kondisi jalan rusak terjadi tidak hanya di Provinsi Sumatera Utara. Untuk itu, perbaikan jalan memerlukan waktu yang tidak singkat.

Selain itu, pemerintah akan memperbaiki jalan sesuai dengan skala prioritasnya. Jalan produksi dan jalan logistik yang rusak berat akan menjadi prioritas utama perbaikan.

“Makanya sekarang mana yang diprioritaskan, yang rusak berat dulu, utamanya jalan produksi, penting, ini jalan produksi. Jalan logistik, itu juga penting, jalan logistik didahulukan karena nanti menyangkut biaya logistik, menyangkut biaya produksi, menyangkut inflasi, semuanya,” jelasnya.

Presiden Jokowi pun menjelaskan bahwa ia mendapatkan informasi jalan rusak dari berbagai sumber, baik dari Kementerian PUPR maupun dari laporan warga melalui media sosialnya. Presiden pun menegaskan akan terus mengecek infrastruktur jalan di provinsi lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here