Home Nasional Kunjungi Proyek Smart Grid Cina, PLN Berencana Bangun Pembangkit Listrik EBT

Kunjungi Proyek Smart Grid Cina, PLN Berencana Bangun Pembangkit Listrik EBT

40
0

Dalam rangka penjajakan pengembangan sistem smart grid terintegrasi di tanah air. Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan studi lapangan ke proyek Smart Grid dan High Voltage Direct Current (HVDC) di Zhangbei, Cina, (24/5/2023).

Proyek Smart Grid dan High Voltage Direct Current di Zhangbei memiliki pembangkit angin berdaya 450 megawatt (MW), panel surya berdaya 100 MW dan dilengkapi sistem penyimpanan baterai sebesar 20 MW yang terdiri dari baterai tipe Lithium, Flow, Sodium-Sulphur, Lead-Acid, Supercapacitor, and Compression of Liquid air.

Proyek ini diklaim memiliki total kapasitasnya sebesar 2×3.000 dan 2×1.500 MW.

Studi ini diharapkan menjadi langkah awal PLN dalam membangun sistem interkoneksi antarpulau untuk pembangkit energi baru terbarukan (EBT) dalam skala besar.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo memaparkan untuk membangun sistem interkoneksi antarpulau yang andal, Indonesia membutuhkan digitalisasi jaringan listrik dan pembangunan smart grid.

PLN ingin melihat secara langsung operasionalisasi sistem smart grid yang terintegrasi dengan pembangkit angin, panel surya, battery storage, serta sistem HVDC dalam skala besar.

“Dari studi ini harapannya PLN dapat segera mengaplikasikan teknologi smart grid agar lebih optimal dalam menghadapi dinamika beban listrik dari sumber EBT yang beragam,” ujar Darmawan.

Menurut Darmawan, pengembangan teknologi HVDC sangat penting untuk dapat menghubungkan berbagai sumber EBT dan tersebar jauh dari pusat demand listrik.

PLN menargetkan pengembangan teknologi ini dapat menghubungkan berbagai sumber EBT dari banyak pulau bisa disalurkan dengan stabil dengan losses yang minimum.

“Pengembangan teknologi HVDC adalah salah satu kunci utama transisi energi di Indonesia. Karena kita memiliki banyak sekali potensi EBT yang tersebar di banyak tempat. Dengan teknologi ini, kendala tersebut bisa diatasi,” tegas Darmawan.

PLN melakukan kunjungan kerja ke Cina untuk menjajaki peluang kerja sama dengan perusahaan teknologi di negara tersebut.

Langkah ini juga sekaligus untuk mempercepat pengembangan EBT di Indonesia, memperkuat jaringan transmisi sistem kelistrikan serta mengakselerasi program transisi energi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here