Home Nasional Jokowi Gelar Pertemuan dengan Enam Ketum Parpol Koalisi, Rommy: Bahas Konfigurasi Ganjar-Prabowo

Jokowi Gelar Pertemuan dengan Enam Ketum Parpol Koalisi, Rommy: Bahas Konfigurasi Ganjar-Prabowo

32
0

Sebelumnya, Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Muhammad Romahurmuziy menyebut pertemuan antara Jokowi dengan ketua umum parpol akan membahas koalisi untuk duet Ganjar-Prabowo.

Ketua Majelis Pertimbangan DPP Partai persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy atau biasa disapa Rommy mengungkapkan tujuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan para ketua partai politik di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (2/5/2023) malam.

Dia menyebut, pembahasan yang akan dibicarakan dalam pertemuan nanti malam yakni formasi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dan koalisi besar. Rommy mengungkapkan, konfigurasi yang akan dibahas yakni Ganjar Pranowo sebagai capres dan Prabowo Subianto sebagai cawapres.

“Selain Halalbi Halal di tengah masih di bulan Syawal, pertemuan nanti malam yang rencananya dihadiri seluruh ketum-ketum parpol pendukung Pemerintah minus Nasdem, berpotensi mewujudkan koalisi besar dengan formasi Ganjar-Prabowo sebagai capres-cawapres,” kata Rommy, melansir dari merdeka.com, Selasa (2/5/2023)

Rommy mengaku, formasi Ganjar-Prabowo berdasarkan pada tingkat elektabilitas kedua tokoh tersebut yang menduduki posi teratas saat ini. Serta, posisi PDIP yang menjadi pemenang pemilu 2019 berhak mendapatkan posisi capres.

Kendati demikian, dia mengaku, formasi tersebut akan diputuskan setelah Gerindra menyepakati keputusan tersebut.

“Tentu hal ini terpulang ke Prabowo, apakah bersedia menjadi cawapres di tengah amanat partainya untuk menjadi capres,” ujarnya.

Presiden Jokowi menggelar silaturahmi dengan enam ketua umum partai politik (parpol) pendukung pemerintah di Istana, Selasa (2/6/2023) malam. Silaturahmi yang digelar minus Nasdem itu turut membahas agenda politik.

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri tiba di Istana pukul 18.45 WIB, berurutan disusul Plt Ketua Umum PPP Mardiono, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, KetumPAN Zulkifli Hasan, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto hingga Ketum PKB Muhaimin Iskandar. Pertemuan ini digelar sejak sekitar pukul 19.00 WIB.

Jokowi mengundang semua ketum parpol pendukung pemerintah, kecuali Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. NasDem sebelumnya telah memutuskan mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden di Pemilu 2024.

Sementara Partai lain dalam koalisi pendukung pemerintah memilih capres yang berbeda-beda. Gerindra telah memutuskan mengusung Prabowo Subianto yang didukung oleh PKB. Keduanya tergabung dalam koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.

Sementara PDIP mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres, didukung oleh PPP. Sementara Golkar dan PAN belum memutuskan dukungan capres.

Megawati Soekarnoputri meninggalkan istana terlebih dulu ketimbang lima ketum parpol lainnya usai menghadiri pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana. Mega terlihat meninggalkan istana sekitar pukul 21.38 WIB.

Mega meninggalkan istana didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Ia tidak memberi satu kata pun saat menjumpai wartawan. Mega dan Hasto hanya tersenyum dan melambaikan tangan ke barisan wartawan.

Sementara itu, 10 menit kemudian lima ketum Parpol lainnya bersama-sama menggelar konferensi pers usai pertemuan. Lima ketum parpol sempat berfoto bersama setelah bertemu Presiden Jokowi.

Prabowo dapat titipan besar

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo mengaku mendapat titipan besar dari Jokowi terkait Pilpres 2024.

Prabowo mengatakan pertemuan sekitar tiga jam dengan Jokowi lebih banyak bicara mengenai masa depan Indonesia. Ia menampik anggapan ada pembicaraan mengenai capres-cawapres dengan Jokowi.

“Secara praktis (mengenai Pilpres 2024) tidak. Tadi titipan besar bahwa kita harus rukun, kompak, bisa bekerja sama demi bangsa dan negara,” kata Prabowo.

Prabowo berkata Jokowi banyak bercerita tentang pembangunan Indonesia. Jokowi menyinggung posisi ekonomi Indonesia yang sudah ada di urutan ke-16 dunia.

Prabowo optimistis Indonesia bisa menjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor 4 dunia. Menurutnya, hal itu bisa terwujud bila semua elemen bangsa kompak.

“Kita sangat mungkin bisa menjadi ekonomi ke-4 terbesar dunia kalau kita pandai memanfaatkan keadaan,” ujarnya.

Bantah bahas duet Ganjar-Prabowo

Prabowo juga membantah membahas duet dengan Ganjar Pranowo saat para ketua umum partai koalisi pemerintah bertemu Jokowi.

Ia berkata pertemuan para ketua umum dengan Jokowi tak terlalu banyak membahas politik. Ia menampik ada pembahasan rencana dirinya mendukung Ganjar Pranowo.

“Tadi kita enggak terlalu rinci (membahas soal rencana mendukung Ganjar),” kata Prabowo.

Prabowo juga memberikan tanggapan mengenai alasan Surya Paloh maupun perwakilan Partai NasDem tak hadir.

Menurutnya, saat ini Paloh sedang berada di luar negeri sehingga berhalangan hadir. Ia juga tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai alasan NasDem tak bergabung dalam pertemuan tersebut.

“Sedang di luar negeri. Sedang di luar negeri,” ujar Prabowo singkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here