Home Nasional Jadi Bagian dari Ekosistem Kendaraan Listrik PLN Siap Buka Pintu Kolaborasi

Jadi Bagian dari Ekosistem Kendaraan Listrik PLN Siap Buka Pintu Kolaborasi

16
0

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan PLN akan senantiasa membuka pintu kolaborasi untuk bersama-sama membangun ekosistem kendaraan listrik yang kokoh, produktif dan berdaya saing.

“Tak lain tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih guna mencapai tujuan Net Zero Emission 2060,” ujar Darmawan.

Salah satu ikhtiar tersebut dengan mendukung gelaran PEVS 2023 pada 17-21 Mei 2023 di JIExpo Kemayoran Jakarta.

Dalam pameran tersebut dibuktikan bagaimana mobil dan motor listrik (Molis) memberikan banyak manfaat ekonomis bagi penggunanya dan membantu mewujudkan kedaulatan energi nasional.

Darmawan memberikan gambaran perbandingan biaya menggunakan kendaraan listrik dengan kendaraan BBM. Untuk jarak tempuh 10 km mobil dan 50 km motor listrik membutuhkan daya sebesar 1,2 kWh atau setara dengan 1 liter BBM.

Dengan asumsi tarif listrik sebesar Rp1.699,53 per kWh, maka hanya diperlukan biaya bahan bakar sekitar Rp2.500. Sedangkan untuk jarak yang sama menggunakan mobil BBM biayanya bisa mencapai Rp13.000.

“Artinya menggunakan kendaraan listrik hari ini, sudah bisa mengurangi 75 persen biaya operasional,” jelas Darmawan.

Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko mengapresiasi dukungan penuh PLN dalam penyelenggaraan PEVS 2023.

Kolaborasi ini ia harap terus berlanjut demi terciptanya ekosistem kendaraan listrik yang sehat dan mendukung program pemerintah mencapai net zero emission (NZE) di tahun 2060.

“PLN bagian dari ekosistem (kendaraan listrik),” ujar Moeldoko. Moeldoko menambahkan, pada gelaran PEVS kedua tersebut animo masyarakat yang hadir sangat tinggi, tercatat jumlah pengunjung PEVS 2023 mencapai 30.700 orang.

Hal ini, tambahnya, menunjukkan ketertarikan masyarakat pada kendaraan listrik makin meningkat. Ke depannya ia berharap akan semakin banyak masyarakat yang beralih ke kendaraan listrik, terlebih lagi dengan bantuan insentif dari pemerintah.

“Masyarakat harus diberikan kesempatan semudah – mudahnya untuk membeli (kendaraan listrik). Nah ini sedang menjadi concern pemerintah dan mudah – mudahan nanti lebih banyak lagi yang memanfaatkan subsidi itu,” imbuh Moeldoko.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here